SOLO - Persis Solo versi LPIS mengirim surat resmi kepada operator kompetisi PT LPIS agar semua laga yang sudah dimainkan oleh PPSM Magelang dihilangkan. Managemen Laskar Sambernyawa juga meminta agar PT LPIS menegakkan regulasi PSSI.
Surat tersebut dikirim managemen karena mundurnya PPSM Magelang dari keikutsertaan di Divisi Utama LPIS Grup 2 sudah merugikan tim kebanggaan publik Kota Bengawan. "Surat sudah dikirim, sekarang tinggal menunggu balasan dari PT LPIS. Kami berharap PT LPIS menjalankan regulasi PSSI," kata Manager Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi, Jumat (17/5/2013).
Menurut Joni, dalam regulasi PSSI dijelaskan, jika salah satu konstestan mundur, maka tim-tim yang sudah bermain dengan tim yang mundur tersebut, apa pun hasil pertandingannya harus dihilangkan. "PPSM mundur di tengah kompetisi dan sudah menjalani 5 pertandingan. Jadi, 5 pertandingan yang sudah dijalani PPSM tersebut harus dihilangkan poinnya," jelasnya.
Sebelum PPSM resmi mengundurkan diri, tim berjuluk Macan Tidar sudah melakoni 5 laga atau menjelang laga keenam melawan Persis LPIS, PPSM mundur. Dari 5 laga tersebut, tim kebanggaan publik Kota Magelang ini selalu menelan kekalahan, masing-masing kalah dari Persewon Wondama 0-3, Persibangga Purbalingga 0-1, PSS Sleman 0-2, Persekap Pasuruan 0-2 dan PSBI Blitar 0-4. "Jadi, 5 tim yang sudah memenangi laga kontra PPSM tersebut, nilai di klasemen harus dikurangi 3 poin," ungkapnya.
Pengusaha jasa trasportasi ini mengakui, protes yang ditujukan kepada PT LPIS agar semua laga yang sudah dijalani PPSM tersebut dihilangkan, akan mendapat reaksi, terutama dari 5 tim yang sudah menjalani laga melawan PPSM. "Kami menyadari, pasti ada yang keberatan karena poinnya dikurangi 3. Tapi bagaimana pun, regulasi PSSI harus ditegakkan," ujarnya.
Wajar jika Persis LPIS meminta PT LPIS menegakkan regulasi PSSI. Pasalnya hal ini berkaitan dengan posisi Persis LPIS di tabel klasemen. Saat ini Persis LPIS berada di posisi 3 dengan 12 poin di bawah Persekap Pasuruan dan PSS Sleman yang memiliki nilai sama, 15 poin. Persekap dan PSS sudah menjalani laga melawan PPSM. Jika hasil laga PPSM dihilangkan, kedua tim nilainya dikurangi menjadi 3 poin, sehingga menjadi 12 poin.
Raihan 12 poin tersebut sama dengan yang dicapai Persis LPIS. Dengan raihan poin yang sama, maka Persis LPIS bisa menggeser Persekap dan PSS Sleman karena lebih unggul produktivitas gol. Untuk produktivitas gol, Persis LPIS membukukan 13 gol dan kemasukan 5 gol, Persekap (7-0), dan PSS Sleman (7-4).
Pelatih Persis LPIS Widyantoro enggan berandai-andai mengenai kemungkinan tim besutannya menyamai poin dengan Persekap dan PSS. Dia hanya menginginkan Ferry Anto dkk tetap tampil konsisten di setiap laga yang dijalani agar mampu memetik hasil maksimal, khususnya saat menjamu Persekap yang menjadi rival langsung di posisi klasemen pada 29 Mei mendatang.
Klasemen Divisi Utama LPIS Grup 2
Jika poin tim lawan PPSM tidak dikurangi
Team Main Menang Seri Kalah Goal Poin
1 Persekap 5 5 0 0 (9 - 0)(9) 15
2 PSS Sleman 6 5 0 1 (9 - 5)(4) 15
3 Persis Solo 5 4 0 1 (13 - 5)(8) 12
4 Persibangga 6 3 1 2 (7 - 6)(1) 10
5 PSBI Blitar 5 2 2 1 (9 - 3)(6) 8
6 Persifa 7 2 2 3 (8 - 7)(1) 8
7 Persires 5 2 1 2 (10 - 7)(3) 7
8 Persenga 4 2 1 1 (7 - 6)(1) 7
9 Persewon 7 1 1 5 (7 - 16)(-9) 4
10 Persemalra 7 1 0 6 (3 - 15)(-12) 3
11 PPSM 5 0 0 5 (0 - 12)(-12) 0
Jika poin tim lawan PPSM dikurangi
Team Main Menang Seri Kalah Goal Poin
1 Persekap 4 4 0 0 (7 - 0)(7) 12
2 PSS Sleman 5 4 0 1 (9 - 5)(4) 12
3 Persis Solo 5 4 0 1 (13 - 5)(8) 12
4 Persibangga 5 2 1 2 (6 - 6)(0) 7
5 PSBI Blitar 4 1 2 1 (5 - 3)(2) 5
6 Persifa 7 2 2 3 (8 - 7)(1) 8
7 Persires 5 2 1 2 (10 - 7)(3) 7
8 Persenga 4 2 1 1 (7 - 6)(1) 7
9 Persewon 6 0 1 5 (7 - 16)(-9) 1
10 Persemalra 7 1 0 6 (3 - 15)(-12) 3
11 PPSM 5 0 0 5 (0 - 12)(-12) 0
(Muhammad Indra Nugraha)