BANDUNG - Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar menyindir soft launching Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia menilai kegiatan itu dipaksakan.
"Ini apa-apaan, belum layak. Harus selesai dulu, baru diresmikan," kata Umuh di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/5/2013).
Ia memaparkan berbagai alasan kenapa mempertanyakan soft launching. "Ini membingungkan, saya kira sudah selesai, sudah bisa dipakai. Ini kalian bisa lihat sendiri akses jalannya hancur, parkir susah, lapangan juga belum bisa dipakai," jelasnya.
Harusnya, peresmian baru digelar setelah semua proses selesai. Saat ini, baru stadion yang selesai, sedangkan fasilitas lainnya belum. Tak hanya itu, harusnya ada pertandingan sepakbola.
"Ya kalau bukan tim Persib, kan ada tim lain yang bisa diundang main di sini," tutur Umuh.
Berbeda dengan Dada yang menyebut kegiatan itu soft launching, panitia kegiatan justru mengatakan kegiatan itu adalah penyerahan stadion ke Pemkot Bandung. Sebab pembangunan stadion sudah selesai meski akses dan fasilitas lainnya belum selesai.
Stadion harus diserahkan ke Pemkot Bandung, agar dana untuk pembangunan tahap dua bisa segera cair. "Ke depan akan ada launching (kalau semua proses pembangunan selesai). Tapi itu urusan Pemkot Bandung," papar panitia acara Yanyan Wahyu Hanijaya.
Follow Twitter @bola_okezone
(Fitra Iskandar)