JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menginjak usia ke-83 sejak didirikan 1928 silam. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo pun berharap Timnas Indonesia bisa meraih medali emas di ajang SEA Games 2013 sebagai kado spesial ulang tahun PSSI.
Tahun ini, sepakbola Indonesia memang telah mengalami banyak rintangan, dan persoalan yang semakin memperlihatkan sisi negatif sepakbola Tanah Air di tengah prestasi Timnas yang terus merosot. Dimulai dengan adanya dualisme kepemimpinan antara PSSI dan KPSI hingga berimbas kepada kompetisi dan skuad Timnas itu sendiri.
Kini, usai digelarnya Kongres Luar Biasa pada Maret lalu, sepakbola Indonesia perlahan membaik dan pentingnya Indonesia terbebaskan dari sanksi FIFA. Roy Suryo berharap PSSI bisa memulai lembaran baru yang baik usah diselesaikannya permasalahan di kubu PSSI
"Saya mengucapkan selamat kepada PSSI di hari lahirnya ke-83. Mari kita besarkan PSSI. Ini awal yang baik untuk memulai sesuatu yang baik. Satu per satu permasalahan PSSI telah selesai. PSSI akhirnya bisa menyelesaikan kewajibannya terhadap para pelatih yang gajinya sempat tertunggak,” ujar Roy usai menghadiri acara HUT PSSI di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (19/4/2013).
Sebagai kado untuk PSSI, Roy berharap Indonesia raih gelar juara di SEA Games Myanmar 2013 nanti. Menteri yang juga pakar telematika ini berharap peringkat Indonesia di rangking FIFA bisa naik posisi yang diharapkan.
"Usia ini bisa menjadi awal yang baik. Harus kami dorong untuk Indonesia agar mampu juara di SEA Games tahun ini sebagai kado ulang tahun. Selain itu di peringkat terpuruk ini, Indonesia mampu bangkit,” pungkasnya.
Dalam acara ulang tahun yang ke-83 ini, PSSI mengadakan syukuran dan doa bersama anak-anak Yatim di Selain acara doa bersama anak yatim di pintu VVIP Barat, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (19/4/2013). Selain itu, cara juga akan diisi oleh penyerahan secara simbolis penyelesaian kewajiban PSSI, yang diwakili oleh Nil Maizar dan penghargaan pada kepada dua legenda hidup sepakbola Indonesia, Ujang Anwar dan Jopie Leepel.
Jangan lupa follow Twitter @bola_okezone
(Windi Wicaksono)