SHANGHAI – Klub kaya China, Shanghai Shenhua berharap segera dapat mengangkat salah satu pemain anyar mereka, Nicolas Anelka untuk dijadikan staf pelatih merangkap pemain.
Awal pekan ini, muncul spekulasi tentang masa depan pelatih Jean Tigana di Shenhua, meski hal tersebut langsung dibantah oleh pihak klub. Menurut pemilik klub, Zhu Jun, tak ada rencana pemecatan Tigana, yang ada adalah pergantian metode kepelatihan yang selama ini dianggap tidak efektif diterapkan kepada para pemain.
Dengan adanya pergantian metode kepelatihan ini, tiga asisten Tigana ternyata harus dikorbankan. Namun, uniknya Anelka yang dipilih sebagai asisten Tigana, pemilihannya berdasarkan pengalaman Anelka yang telah malang-melintang di klub-klub besar Eropa.
"Alasan utama untuk mengubah asisten pelatih adalah untuk memperkuat latihan harian tim," terang Zhu Jun seperti dilansir Goal, Kamis (12/4/2012).
Anelka yang kini telah berusia 32 tahun memang memiliki pengalaman segudang. Ilmu yang telah dia pelajari bersama Arsenal, Real Madrid, Liverpool dan Chelsea diharapkan mampu ditularkan kepada pemain-pemain Shenhua lainnya.
Shenhua sendiri kini terdampar di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga Super China. Catatannya juga tak terlalu baik, hanya mengumpulkan 5 poin dari lima pertandingan terakhir mereka.
(Windi Wicaksono)