MILAN - Pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri, merasa habitat asli Inter Milan adalah berada di kancah Liga Champions. Hal itu membuat Ranieri yakin timnya mampu berbicara banyak di kompetisi kasta tertinggi liga-liga di benua Eropa tersebut.
Nerrazzuri memang tampil kurang bagus di Serie A. Ranieri sendiri mengkambinghitamkan strategi bertahan yang lazimnya dipakai tim-tim Italia untuk menghadapi Inter. Taktik Catenacio itu membuat Inter kesulitan meraih kemenangan, berbeda dengan tim yang tampil di Liga Champions dengan permainan terbuka.
“Untuk pertama kali, kami memiliki hasil yang lebih baik di Liga Champions dibandingkan Serie A. Permainan lebih terbuka di Liga Champions, sementara di Italia lebih tertutup,” ujar Ranieri, dilansir dari Goal, Rabu (22/2/2012).
“Ketika saya tiba (di bulan September), kami tidak bisa 100 persen fokus di Serie A. Bagaimanapun kami dengan cepat langsung memenangkan laga kami melawan CSKA Moscow dan Lille,” tambahnya.
Mantan pelatih Chelsea, Roma dan Juventus ini juga mengungkapkan bahwa para pemain La Beneamata memiliki pengalaman di Liga Champions. Hal inilah yang menurut Ranieri menjadi hal yang penting, terutama dalam hal mempersiapkan mental dan fokus mencari kemenangan.
“Saya percaya bahwa tim ini memiliki habitat asli di Liga Champions. Para pemain kami memiliki banyak pengalaman di kompetisi ini, jadi mereka melakukan pendekatan untuk laga dengan mentalitas dan fokus yang tepat,” pungkasnya.
(Sebastianus Epifany)