JAKARTA - Emanuele De Porras bantah kabar hengkang dari Persija Jakarta. Bomber asal Argentina ini dikabarkan diminati Persebaya Surabaya.
Desas desus hengkangnya bomber berkewarganegaraan Argentina ini dari klub berjuluk Macan Kemayoran memang santer terdengar. De Porras pun mengakui, jika pelatih Persebaya Divaldo Alves sempat menghubunginya.
"Pelatih Persebaya Surabaya memang sempat mengubungi saya lewat telepon, tadi setelah itu tidak ada tindak lanjut. Saya tegaskan saya akan terus bersama Persija sesuai dengan kontrak saya selama satu tahun," ungkap De Porras saat dihubungi HATTRICK.
Kabar kurang nyamannya kondisi internal Persija, ditenggarai menjadi alasan adanya kabar ingin hengkanya beberapa pilar klub berkostum orange tersebut. Namun hal itu langsung dibantah De Porras, buatnya yang terpenting adalah mengangkat performa Persija yang saat ini sedang terpuruk.
"Kami memang punya masalah di dalam tim. Tapi saya berharap itu akan segera terselesaikan setelah memasuki fase kedua kompetisi. Saya juga tidak mau berkomentar terlalu jauh soal itu, karena saat ini kami hanya fokus pada latihan dan pertandingan saja," papar De Porras.
Kabar hengkangnya De Porras dari Persija, juga dibantah oleh manajemen Macan Kemayoran. Tim manajemen menyatakan, jika Persija akan terus mempertahankan De Porras. Karena menurutnya, kualitas mantan ujung tombak PSIS Semarang tersebut sangat dibutuhkan tim.
"Isu-isu soal akan hengkanya De Porras, saya kembalikan lagi kepada pemainnya sendiri. De Porras pun sempat berbicara kepada kami jika dia sempat dihubungi klub di luaran sana," kata manager Persija, Ardhi Tjahyoko.
"De Porras masih terikat kontrak dengan kami sampai satu tahun kedepan. Dan saya lihat, De Porras masih akan terus menghormati kontrak dengan kami. Sampai saat ini saya menilai, De Porras adalah salah satu pemain asing yang kualitasnya selalu terjaga. Untuk itu, kami akan terus maksimalkan jasanya di tim ini," sambung Ardhi.
Selain membantah kabar hengkanya De Porras, Ardhi juga menegaskan ada beberapa evaluasi yang akan dilakukan Persija. Lini belakang, menjadi fokus utama yang akan diperbaiki menurutnya. Satu pemain asing, akan diincar untuk menambal lemahnya lini pertahanan skuad asuhan Jaya Hartono.
Tercatat sejak ditahan imbang Arema FC Malang, 3-3, di Stadion Manahan, Solo, (7/1), Persija belum lagi meraih poin penuh sampai saat ini. Hasil-hasil tidak maksimal terus menerus dialami Persija, seperti ditaklukan Persebaya Surabaya, 2-0, kembali dipaksa tunduk oleh Persiba Bantul, 1-0, ditahan imbang Bontang FC, 1-1, dan yang teranyar dipermalukan Persibo Bojonegoro, 1-0.
"Evaluasi sementara butuh pemain belakang. Tiga kali kekalahan selalu dari kesalahan pemain belakang. Tadi malam, kami tim manajemen dan pelatih melakukan rapat membahas ini. Kami masih berdiskusi apakah merekrut pemain asing atau lokal untuk menambal lini belakang kami yang lemah," tandas Ardhi.
(Fitra Iskandar)