Stuart Pearce Diguncang Rasisme, FA Membela

Achmad Firdaus, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2012 19:16 WIB
Stuart Pearce, caretaker Timnas Inggris (Foto:Getty Images)
Share :

LONDON - Penunjukkan Stuart Pearce sebagai caretaker Timnas Inggris menuai kecaman. Publik Inggris tidak suka dengan keputusan Federasi Sepakbola Inggris (FA) tersebut lantaran Pearce sempat melakukan tindakan rasis.
s
Sepeninggal Fabio Capello yang memutuskan mundur dari jabatan pelatih, Rabu kemarin, FA langsung menunjuk pelatih Timnas Inggris U-21 Stuart Pearce sebagai pelatih sementara hingga FA menemukan pelatih tetap.

Namun, penunjukkan Pearce ternyata menuai kritikan. Publik tidak puas dengan keputusan tersebut karena mengetahui sang pelatih punya background buruk, yakni sempat melakukan tindakan rasis saat masih sebagai pemain.

Pearce diketahui sempat melakukan tindakan rasis kepada pemain Manchester United, Paul Ince pada tahun 1994. Saat itu, Pearce masih memperkuat Nottingham Forest.

Kondisi ini sontak menuai kecaman terutama dari Asosiasi Pemain Profesional (PFA) yang belakangan ini giat mengkampanyekan anti rasisme. Melalui ketuanya, Gordon Taylor, PFA meminta Pearce terlebih dahulu meminta maaf kepada Ince. Pearce sendiri kabarnya telah melontarkan permintaan maaf.

Namun, masalah ternyata belum usai. Kini, Pearce tengah dituding bakal mencampuradukkan urusan sepakbola dengan politik, menyusul saudara kandungnya, Dennis Pearce yang saat ini tengah berjuang untuk masuk dalam parlemen Inggris dengan mengusung panji partai British National Party (BNP).

Pearce sendiri telah melontarkan bantahan terkait isu politik tersebut, “Kehidupan politik saudaraku (Dennis) adalah privasinya dan itu tidak akan mengubah sudut pandang saya.”

Situasi ini juga langsung mendapat tanggapan dari pihak FA. Melalui managing director Adrian Bevington, FA meminta publik untuk tidak mengait-ngaitkan masalah politik dengan sepakbola.

“Ini adalah masalah saudara dari Stuart Pearce (Dennis), bukan Stuart. Stuart sudah menjelaskan bahwa dia tidak terlibat dengan kegiatan politik saudaranya,” ujar Bevington dikutip ESPN, Jumat (10/2/2012).

“Stuart juga sudah menegaskan itu sebelumnya. Saya tak berpikir, kita bisa menjustifikasi seseorang hanya karena saudaranya,” imbuhnya.

Lebih jauh, Ketua FA David Bernstein tak menutup kemungkinan bila pada akhirnya FA menunjuk Pearce sebagai pelatih tetap. “Kami ada jadwal pertandingan di akhir Februari dan butuh jawaban tepat. Kami di FA punya orang-orang yang cukup berkualitas, termasuk Stuart,” pungkas Bernstein menegaskan Pearce akan memimpin Inggris saat melakoni laga uji coba kontra Belanda di Wembley, 29 Februari mendatang.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya