Timnas U-21 Diminta Berani Improvisasi

Decky Irawan Jasri (Koran Sindo), Jurnalis
Kamis 09 Februari 2012 20:01 WIB
Share :

JAKARTA - Berani berimprovisasi saat berujicoba dengan Hyundai Mipo Dolphin FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, hari ini, jadi fokus tim nasional (timnas) U-21. Uji coba keenam ini pun sekaligus sebagai ajang mematangkan tim.

Lawan uji coba tanggung memang diharapkan pelatih timnas U-21 Widodo C Putro. Sejauh ini, dari lima laga uji tanding yang dilewati, Yosua Pahabol dkk belum pernah sekalipun menelan kekalahan. Pertama, timnas U-21 berhasil menekuk timnas U-17 tiga gol tanpa balas. Di uji coba kedua, giliran Jakarta FC yang ditekuk, 1-0.

Dua kemenangan selanjutnya pun berhasil dikantongi saat bermain dengan Persikabo Bogor U-21 dan gabungan Persikabo U-21 dengan senior, yang masing berkesudahan dengan skor, 2-0 dan 1-0. Sedangkan uji coba teranyar sebelum bertemu Hyundai, timnas muda Merah Putih hanya mampu bermain imbang, 0-0, dengan Makassar United (MU).

Hasil positif yang didapat dari lima kali laga uji coba, memang akan kembali dibuktikan ketika bertemu Hyundai. Klub asal Korea Selatan ini pun jadi uji coba sesungguhnya jelang keikutserataan timnas U-21 di turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam, 27 Februari sampai 5 Maret mendatang.

"Anak-anak harus berani berimprovisasi dalam pertandingan besok (hari ini). Mereka yang mayoritas terbentuk bukan dari sebuah kompetisi, masih terpaku pada sebuah sistem atau pola permainan. Mereka belum bisa leluasa improve di lapangan. Dan dipertandingan ini Improvisasi itu yang akan ditekankan," ungkap Widodo.

Soal apakah bomber Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah, ikut bermain dalam uji coba ini atau tidak, Widodo menyatakan Andik akan datang. Mantan pelatih Persela Lamongan tersebut menyatakan, jika dirinya sudah meminta Andik untuk datang. Tapi, pemain asal Jember, Jawa Timur, tidak juga menampakan dirinya saat timnas U-21 melakukan uji coba lapangan di SUGBK, sore tadi.

"Kami sudah melayangkan surat pemanggilan untuk bermain dalam laga uji coba besok. Saya berharap Andik bisa bergabung, terlepas dia mau main di Bahrain atau ikut kami ke Brunei. Tapi saya serahkan semuanya kepada anaknya sendiri. Kalau saya pribadi maunya dia ada disini," papar Widodo.

"Saya rasa dia pas di timnas U-21, karena pemain-pemain di sini sesuai dengan usianya dan pasti akan menonjol. Lagi pula, jika ikut bermain ke Brunei dia akan menjalani banyak laga internasional. Tapi jika ikut ke Bahrain, hanya dengan Bahrain saja dia bermain. Saya yakin dia akan lebih tajam nantinya. Dan kabarnya Andik akan datang nanti malam," sambung pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Mengenai kekuatan Hyundai,  pelatih yang juga mantan punggawa timnas Indonesia era 1990 ini mengaku tidak begitu tahu soal kekuatan tim lawan. Namun Widodo yakin jika klub yang berhasil menjuarai liga semi profesional di Negeri Gingseng tersebut, pasti mempunyai kualitas yang bagus. Tapi, Widodo menilai fokus utama timnya adalah kejuaraan di Brunei, bukan Hyundai.

"Saya belum tahu bagaimana kekuatan tim lawan. Tapi saya yakin mereka bagus dan sudah memiliki persiapan yang jauh lebih matang dari pada kami. Tapi ini bukan partai sesungguhnya buat kami. Laga final adalah di Brunei nanti, di sana baru kami tunjukan semua hasil evaluasi selama kami berlatih dan berujicoba," tandas Widodo.

Sementara itu di kubu Nyundai, menanggapi dengan serius laga uji coba melawan timnas muda Merah Putih. Walau hanya bertema partai uji tanding, perlawanan sengit akan tetap diperagakan Hyundai.

"Kami berharap bisa menunjukan menampilkan terbaik. Dan kami bertekad akan memberikan perlawanan yang sengit nantinya, walau memang ini hanya partai persahabatan," kata manager Nyundai, Sung Wo Jeon.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya