KAIRO - Belum lepas dari ingatan kita betapa tragisnya tragedi kerusuhan antar suporter di Mesir yang memakan 74 korban jiwa. Atas tragedi tersebut, FIFA pun menyumbang dana 250 ribu Dollar untuk para korban tersebut.
Kerusuhan suporter tersebut terjadi ketika laga antara dua tim lokal Mesir, antara Al-Masry melawan Al-Ahly baru berakhir. Adapun ketika itu terjadi, Al-Masry selaku tuan rumah menang 3-0.
“Saya menyatakan setelah terjadinya tragedi bahwa itu adalah hari yang kelam untuk sepakbola. Saya masih sangat shock dengan apa yang terjadi. Banyak dari para korban masih berusia muda,” ujar Sepp Blatter selaku presiden FIFA dalam pernyataannya, seperti dilansir dari SuperSport, Rabu, (8/2/2012).
“Ini juga adalah bentuk dukungan krusial bagi keluarga mereka, yang kini membutuhkan dukungan. Komunitas sepakbola, termasuk FIFA, harus membantu pada saudara-saudari kita di Mesir,” tandasnya.
Kejadian tersebut sangat memukul dunia sepakbola, khususnya persepakbolaan Mesir. Kurang lebih ada 100 orang luka-luka mayoritas adalah penonton yang terinjak-injak, terjatuh, ataupun berdesak-desakan.
(Sebastianus Epifany)