Paolillo: Hutang Klub-klub Eropa Rp94 Triliun

Auzan Julikar Sutedjo, Jurnalis
Selasa 31 Januari 2012 15:34 WIB
CEO Inter Milan Ernesto Paolillo mendukung pemberlakuan FFP/AP Photo
Share :

JAKARTA – Inter Milan merupakan klub dengan sejarah panjang dan reputasi yang mendunia. Namun, menyusul krisis ekonomi global yang melanda klub-klub Eropa, Nerazzurri pun terkena dampaknya.

Hal ini diakui sendiri oleh CEO Inter Ernesto Paolillo. Inter yang biasanya jor-joran dalam membeli pemain, beberapa tahun terakhir ini tak lagi membeli pemain terlampau mahal.

Paolillo memberi data mencengangkan menyangkut krisis keuangan di sepakbola Eropa. Pada tahun 2010 lalu kerugian yang dialami klub-klub Eropa mencapai 1,2 miliar euro atau setara Rp14 triliun. Jumlah ini bahkan meningkat lagi menjadi 1,6 miliar euro atau Rp18 triliun pada tahun lalu.

“Data dari tahun 2010, kerugian klub-klub di Eropa mencapai 1,2 miliar euro. Sementara di tahun 2011, kerugian meningkat menjadi 1,6 miliar euro,” kata Paolillo di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Hutang yang dimiliki klub-klub Benua Biru lebih mencengangkan lagi. Dari ke tahun jumlahnya selalu membengkak. Jumlah hutang mereka pada tahun lalu, Paolillo melanjutkan, mencapai 8 miliar euro atau sebesar Rp94 triliun!

“Data fiskal 2009/2010, hutang klub-klub Eropa mencapai 5 miliar euro. Lalu di tahun 2010/2011, hutangnya meningkat menjadi 8 miliar euro,” tambah Paolillo

Dengan semakin membengkaknya pengeluaran klub-klub raksasa Eropa, maka Paolillo dengan tegas mendukung pemberlakuan Financial Fair Play (FFP). FFP adalah regulasi yang membatasi pengeluaran klub-klub yang akan berlaga di kompetisi Eropa.

“Jadi masuk akal bila UEFA memberlakukan FFP agar klub-klub bisa mengontrol pengeluaran dengan membatasi gaji dan hutang,” tandas mantan banker berusia 65 tahun itu.

(Auzan Julikar Sutedjo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya