FRANKFURT – Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Löw, menjadi salah satu kandidat kuat yang disebut-sebut akan menjadi suksesor José Mourinho di Real Madrid. Kendati begitu, Löw hanya bersikap dingin dan menyatakan ketidaktertarikannya membesut Madrid.
Löw pun seraya berseloroh, bahwa mungkin Mourinho harus menunggu kontrak Löw habis di tahun 2014 nanti, setelah Low merampungkan keterikatannya dengan Der Panzer.
“Mourinho sepertinya harus menunggu sampai 2014, ketika kontrak saya dengan timnas Jerman sudah habis,” ujarLöw, seperti dilansir Abendzeitung München, Selasa (31/1/2012).
Setidaknya, ungkapan yang sedikit tak serius itu mensinyalkan bahwa Löw tak berminat untuk berlabuh di Santiago Bernabèu. Löw pun tak segan menyebut kemungkinan itu hanya sekedar rumor, spekulasi dan gosip belaka.
“Kali ini saya serius: Hal itu murni hanya spekulasi, tidak lebih. Saya pelatih tim nasional Jerman dan hanya sedikit pekerjaan di dunia yang lebih baik dari pekerjaan saya sekarang,” tegas pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Mourinho menjadi sorotan publik ibukota Spanyol tersebut, setelah gagal mempertahankan gelar Cope del Rey dari seteru abadi mereka, Barcelona. Walaupun saat ini Madrid masih memuncaki klasemen La Liga, tapi tekanan media dan publik, sempat membuat Mourinho tak nyaman. The Special One itu pun kuat diindikasikan akan hengkang akhir musim ini.
Terkati hal itu, Löw punya pandangan sendiri. Bagi Löw, Mourinho adalah sosok paling pas untuk membesut tim sebesar Madrid. Madrid pun sekiranya masih membutuhkan Mourinho jika ingin menumbangkan hegemoni Barcelona, meski perlahan dan tak instan.
“Saya tidak ingin terlalu memikirkan rumor-rumor seperti itu. Saya yakin bahwa Mourinho masih merupakan pelatih terbaik untuk Madrid,” tuntasnya.
(Randy Wirayudha)