WALES - Pelatih anyar timnas Wales, Chris Coleman menuturkan pemilihan dirinya sebagai pelatih Wales telah membuat dirinya cukup senang dan merasa tertantang. Tetapi, di sisi lain tugas barunya ini membuat dirinya cukup merasa sedih.
Seperti diketahui, Coleman ditunjuk sebagai suksesor mendiang Gary Speed yang meninggal karena gantung diri pada November tahun lalu. Karier kepelatihan Coleman sendiri sudah banyak, di antaranya ia pernah melatih Real Sociedad, Coventry City, Larissa, dan Fulham pada tahun 2003 silam.
Pelatih berusia 41 tahun ini mengakui cukup berat dalam mengemban tugas ini, karena harus meneruskan perjuangan yang telah dilakukan oleh Speed sebelumnya. Walaupun, ia sendiri tetap merasa bangga akan penunjukkan dirinya.
“Ini akan menjadi momen yang cukup membanggakan sepanjang karier saya dengan di kasih kesempatan untuk melatih negara saya sendiri. Akan tetapi, kesempatan ini diberikan karena kondisi yang tidak seorang pun mengetahuinya. Jadi, ini terasa cukup menyedihkan sekaligus menyenangkan bagi saya,” jelasnya seperti dilansir ESPN, Jumat (20/1/2012).
“Saya sudah kenal Gary selama 30 tahun jadi sangat dekat dengannya. Tentu saja pengalaman ini cukup sulit bagi saya. Mungkin, ini juga jumpa pers yang pernah saya alami dan bayangkan. Tetapi, saya cukup bangga akan jabatan ini sekaligus sedih dengan situasi (meninggalnya Speed) ini,” sambung Coleman.
(Achmad Firdaus)