NAPOLI - Ezequiel Lavezzi merasa tidak betah di Kota Napoli. Satu alasan yang kuat, sehingga membuatnya berpikir untuk pergi dari kota ini adalah fans yang terlalu fanatik.
Gairah suporter Napoli dinilainya terlalu berlebihan. Kondisi itu membuatnya tidak leluasa untuk menikmati privasinya sebagai warga kota lain karena jika dia berada di ruang publik, fans akan mengerumuninya.
“Saya menghargai kecintaan mereka ketika saya membuat mereka senang. Tapi saya jadinya tidak bisa menemukan tempat yang nyaman untuk hang out.Saya jadi seperti harus terkunci di rumah. Saya selalu makan di tempat yang sama karena saya tidak bisa ke pusat kota,” keluh Lavezzi, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (8/1/2012).
Striker Argentina ini sudah kapok pergi ke pusat perbelanjaan.Dia bercerita suatu hari pernah mencoba membeli sejumlah pakaian dan akhirnya dia membutuhkan waktu tiga jam untuk pergi dari pusat perbelanjaan itu, karena ulah sejumlah fans.
Di kesempatan lain, setelah dia mencetak gol ke gawang Milan, seorang fans bahkan ingin menghadiahinya seekor kuda pacu. ”Kadang saya harus melewati sesi latihan karena terkunci di mobil. Saya yakini tdak ada tempat di dunia yang memberikan rasa cinta seperti ini,” tutur pemain berjuluk El Pocho, mencoba menyikapi kegilaan fans dengan melontarkan pujian.
Lavezzi sendiri saat ini tengah dalam masa perawatan cedera yang mengharuskannya menyingkir beberapa pekan dari arena. Kemungkinan besar penyerang 173cm itu baru akan turun lagi ketika menghadapi Chelsea di Liga Champions.
(Fitra Iskandar)