TURIN – Presiden Juventus Andrea Agnelli mengkritik FIGC terkait penanganan laporan bukti baru skandal Calciopoli yang mereka ajukan beberapa waktu lalu. Agnelli via akun twitter resminya menyebut FIGC tidak memiliki hati nurani yang bersih.
"Jika mereka butuh satu tahun lebih untuk merespons laporan kami, maka bisa jadi mereka tidak punya hati nurani yang bersih,” tulis Agnelli seperti dikutip Football Italia, Senin (23/5/2011).
Bianconeri diketahui telah mengirim bukti baru mengenai skandal yang menggemparkan sepakbola Italia selain keberhasilan merebut trofi Piala Dunia keempat beberapa bulan yang lalu. Anehnya, hingga sekarang FIGC selaku pihak yang memiliki kapasitas untuk menindaklanjuti malah terkesan mendiamkan dengan tidak memberikan respons sampai sekarang.
Tentu saja hal itu membuat kubu Juventus gusar. Alhasil, kata-kata seperti di atas dilontarkan oleh Agenelli.
Juventus sendiri berharap agar laporan tersebut segera diproses sehingga mereka bisa menuntut kembali dua gelar yang dicabut enam tahun silam. La Vecchia Signora mengklaim bukti baru itu nantinya juga akan menjerumuskan Inter Milan yang pada 2006 mendapat limpahan gelar.
(Muchamad Syuhada)