NAPLES - Pencapaian Napoli di sepanjang musim ini sangatlah apik. Tanpa diduga, tim dari selatan Italia ini berhasil menembus papan atas klasemen bahkan sempat mengkudeta posisi Inter Milan di peringkat kedua.
Kini Il Partenopei tergusur ke peringkat tiga klasemen karena kalah beruntun dua kali. Tak ayal hal ini membuat para tifosi mereka sedih karena gagal menjaga jarak mengejar Scudetto dari AC Milan.
“ Kami masih memiliki musim bersejarah. Normal bila ada sedikit kesedihan setelah dua kekalahan beruntun tapi kita harus tetap menegakkan kepala,” ujar Ezequiel Lavezzi seperti disitat dari Footballitalia, Rabu (27/4/2011).
Napoli kalah beruntun dua kali dari Udinese dan Palermo dengan skor yang sama 2-1. Hasil ini tentunya membuat jarak poin eks klub Diego Maradona ini terpaut sembilan poin dari penghuni Capolista saat ini, AC Milan.
“Tidak ada yang bisa meragukan pencapaian kita di musim ini. Kami menggiring seluruh kota menjadi gila karena gembira. Hal ini sangat berarti bagi saya,” tambahnya.
El Pocho Lavezzi akan pulang kampung membela negaranya di Copa America. Tekniknya diharapkan mampun menggiring Argentina menjuarai turnamen bergengsi di Benua Amerika ini, terlebih dirinya mengharamkan kegagalan untuk negaranya.
(Fitra Iskandar)