MUNICH – Sempat takluk di tangan AS Roma, Bayern Munich mengamuk di hadapan FC Basel. Wakil Swiss iru menjadi pelampiasan FC Hollywood dengan skor telak 3-0, Kamis (9/12/2010) dini hari tadi.
Padahal, di babak pertama Munich sempat dikurung oleh Basel, yang ditangani pelatih asal Jerman Thorsten Fink. Namun, perlahan tapi pasti, Munich yang mentas di Alliianz Arena mampu mengatasi peneterasi Basel dengan baik.
Buahnya, Munich membuka pesta yang dibuka Franck Ribery, disusul Anatoly Thymoschuk dan Ribery lagi. Kemenangan yang diukir Die Rotten, langsung disambut gembira oleh Mark Van Bommel yang tidak menyangka timnya bisa merubah keadaan, setelah sempat tertekan di awal babak pertama.
“Kami memulai semuanya dengan buruk. Tidak ada gerakan yang cukup untuk mencetak gol sebelum Ribery membuka keunggulan,” analisis Van Bommel,menyebut Ribery menjadi inspirator Munich dalam laga dini hari tadi, dikutip Goal.
“Seharusnya, kami bisa membuat lebih banyak gol. Tapi terpenting, sekarang kami harus fokus di laga selanjutnya melawan St. Pauli di Bundesliga,” tambah Van Bommel, menyikapi lolosnya Munich ke putaran 16 besar.
Jika Van Bommel mengkritisi penampilan timnya yang cenderung tidak konsisten, lain halnya dengan Louis Van Gaal, yang memberikan atensi dengan respon kiper muda Thomas Kraft sepanjang pertandingan. “Saya pikir, Kraft penyelamat kami di paruh pertama,” kata arsitek asal Belanda tersebut.
“Mujur, kami bisa menjaringkan tiga gol. Kemenangn ini, jelas memberi kami rasa percaya diri menatap babak 16 besar. Tidak banyak tim sebaik kami, mengurut lima kemenangan di fase grup,” pungkas Van Gaal sumringah.
(Fetra Hariandja)