MILAN - Realisasi kepindahan Jose Mourinho ke Real Madrid pada musim depan, tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Pasalnya, bek veteran Marco Materazzi mengatakan bahwa dirinya gagal membujuk sang allenatore untuk tetap bertahan di Giuseppe Meazza.
Diketahui, isu seputar bakal berlabuhnya Mourinho ke Santiago Bernabeu memang terus berhembus kencang, kendati belum ada konfirmasi baik dari kubu Madrid, Inter maupun Mourinho sendiri. Namun, sinyal bahwa pelatih asal Portugal tersebut bakal meninggalkan Inter cukup terlihat jelas dari komentar-komentar para pemain Inter.
Seperti halnya, bek veteran Marco Materazzi yang mengaku sempat membujuk The Special One untuk bertahan, sesaat sebelum turun ke lapangan saat Inter memastikan treble winners usai mengalahkan Bayern Munich 2-0 di Giuseppe Meazza, akhir pekan kemarin. Sayang, bujuk rayu Matrix tak membuahkan hasil maksimal.
“Kami berbincang sebelum saya bermain (lawan Bayern), dan saya mengatakan kepadanya ‘tolong bertahan, Anda akan terus dicintai publik di sini (Inter)’. Lalu, sambil menangis dia mengatakan ‘saya harus pergi.’ Setelah itu, saya bermain,” papar Matrix seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Rabu (26/5/2010).
Lebih lanjut, Matrix juga mengatakan bila akhirnya nanti Muorinho hengkang, maka Inter akan kehilangan sosok pemimpin sejati.
“Apa yang hilang? Seorang konduktor, pemimpin, seseorang yang akan melakukan segalanya di klubnya. Dan saya berharap semua orang merasakan betapa dia (Mourinho) akan sangat dirindukan,” tuturnya.
(Achmad Firdaus)