MILAN – Inter Milan memang layak disebut penguasa Italia dalam dekada 2000 ini. Bagaimana tidak, Inter membungkus lima gelar Scudetto dalam lima musim berturut-turut. Ini adalah gelar ke-18 Inter sepanjang sejarah.
Kemenangan tipis 1-0 atas Siena sudah cukup membawa pasukan Jose Mourinho ini menjadi juara di musim ini. Secara total Inter mengoleksi 82 poin dari 38 pertandingan, dengan catatan 24 kemenangan, 10 imbang dan empat kali kalah. Inter mencetak 75 gol dan 34 kali kebobolan.
Scudetto mungkin hal yang sudah cukup ‘biasa’ bagi Inter. Namun di musim ini Scudetto akan terasa spesial setelah Javier Zanetti dkk, sudah mengantongi gelar Coppa Italia dan berpeluang menggondol gelar Liga Champions, bila akhir pekan nanti mampu mengalahkan Bayern Munich di final yang akan digelar di Santiago Bernabeu.
Inter pertama kali menjadi Scudetto pada musim 1909/1910, dua kali berturut-turut pada musim 1952–53; 1953–54 dan 1964–65; 1965–66. Yang paling fenomenal tentu saja di lima tahun terakhir ini, setelah sukses menjadi juara pada 2005/2006 (menggantikan Juventus yang terkena kasus Calciopoli).
Di bawah asuhan The Special One, skuad Inter sebenarnya tidak banyak mengalami perubahan. Di musim ini pembelian paling berarti Inter ketika mendatangkan seorang Wesley Sneijder dari Real Madrid dan Diego Milito dari Genoa.
Milito mampu menggantikan peran vital dari Zlatan Ibrahimovic yang ditukar dengan Samuel Eto’o di awal musim ini. Milito menjadi top skorer kedua setelah Antonio Di Natale dengan menjaringkan 22 gol. Total 29 gol dijaringkan mantan striker Real Zaragoza tersebut di seluruh kompetisi.
Berikut daftar juara Inter: 1909–10; 1919–20; 1929–30; 1937–38; 1939–40; 1952–53; 1953–54; 1962–63; 1964–65; 1965–66; 1970–71; 1979–80; 1988–89; 2005–06[20]; 2006–07; 2007–08; 2008–09, 2009–10.
(Azwar Ferdian)