Paolillo: Jangan Remehkan CSKA, Inter!

Achmad Firdaus, Jurnalis
Sabtu 20 Maret 2010 00:12 WIB
Foto: Ernesto Paolillo/Corriere dello Sport/Ist
Share :

NYON - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho bisa sedikit bernafas lega setelah mengetahui timnya hanya akan menghadapi wakil Rusia CSKA Moskow pada babak perempat final Liga Champions 2009/2010. Inter diprediksi akan melenggang mulus ke babak semifinal.

Ya, kubu Inter yang diwakili pelatih Jose Mourinho dan CEO klub Ernesto Paolillo bisa tersenyum bebas saat menghadiri drawing yang digelar UEFA di Nyon, sore tadi WIB. Pasalnya, I Nerazzurri mendapat lawan relatih ringan CSKA Moskow di babak delapan besar.

Meski cukup dengan hasil drawing, Paolillo mengaku bila Inter tetap tak bisa menganggap remeh CSKA yang lolos ke perempat final usai mengalahkan klub kuat Spanyol Sevilla 2-1 (3-2) di markasnya itu. Pemicunya adalah kondisi lapangan di Rusia yang menggunakan rumput buatan (sintesis).

“Ini akan menjadi duel yang tidak mudah bagi kami. Jadi, salah besar bila kami menganggap remeh klub asal Rusia ini,” papar Paolillo sebagaimana dikutip Goal, Sabtu (20/3/2010).

“Ada dua faktor yang akan membuat kami kesulitan menghadapi mereka (CSKA): Pertama, mereka sedang dalam masa persiapan menjalani musim baru Liga (Rusia). Kedua, lapangan menggunakan rumput buatan, dan mereka telah terbiasa dengan hal itu,” tambahnya.

Selain kedua faktor di atas, Paolillo juga menilai bila jadwal pertemuan bakal menjadi kendala lain Inter. Diketahui, Inter akan melakoni leg kedua yang notabene sangat menentukan di markas CSKA.

“Saya kira, mendapat dukungan penuh penonton di leg kedua akan sangat membantu. Sebab, hal itu akan semakin menambah motivasi para pemain dan memberikan tekanan buat kami. Fans akan menjadi pemain ke-12 mereka di lapangan,” tutupnya.

Jika mampu melewati hadangan CSKA, Inter akan bersua pemenang antara Barcelona kontra Arxenal di semifinal. Di titik inilah Inter harus menunjukkan performa terbaiknya bila ingin melepas dahaga setelah puasa gelar Liga Champions selama 45 tahun, setelah terakhir juara pada 1965.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya