TURIN - Alessandro Del Piero sukses mengukir sejarah baru dengan mencetak gol ke-301 bersama Juventus. Namun, Del Piero mengaku enggan merayakannya, karena pada saat bersamaan, Bianconerri hanya mampu bermain 3-3 menghadapi Siena pada Giornata 28 Serie A, Minggu (15/3/2010) malam.
Dua gol cepat yang dilesakkan Alex ke gawang Gialuca Curci pada menit kedua dan tujuh memang membuat pemain berjuluk Il Pituricchio ini menorehkan satu prestasi luar biasa bersama Juve. Del Piero yang bergabung di Turin sejak 1993 ini telah mencatatkan gol ke-301nya, suatu perestasi yang pastinya sulit disamakan pemain lainnya.
Sayang, keberhasilannya menyentuh angka 301 pun harus tercoreng dengan kegagalan Juve meraup poin penuh yang membuanya enggan merayakan suksesnya itu. Sempat unggul tiga gol di sepuluh menit awal laga, Juve harus rela hanya mendapat satu poin setelah Siena secra mengejutkan berhasil memaksakan hasil imbang melalui Massimo Maccarone (16’) serta dwigol pemain asal Aljazair, Abdelkader Mohamed Ghezzal di menit ke-46 dan 74.
“Ini merupakan momen yang menyenangkan buat Juventus. Jadi saya tak ingin merayakannya. Saat Anda mencetak tiga gol di sepuluh menit pertama, semuanya tampak akan berjalan denga mudan dan Anda pun mulai bisa sedikit rileks,” papar Alex sebagaimana dikutip Football-Italia, Senin (15/3/2010).
“Skor akhir 3-3 merupakan kesalahan kami dan kami juga menaruh respek kepada Siena atas perjuangan pantang menyerah yang mereka tampilkan,” tambahnya.
“Ini merupakan musim dimana kami ingin memperbaiki performa. Sayang, hal-hal aneh selalu terjadi kepada kami,” tuturnya.
Pada laga ini, Del Piero juga mendapat kejutan berupa kehadiran seluruh keluarganya yang langsung datang untuk menyemangatinya. Uniknya, seluruh keluarga yang datang mengenakan kostum Juve yang bertuliskan “300” di bagian depan dan “301” di belakang untuk merayakan keberhasilan Alex menciptakan sejarah baru dalam karirnya.
“Saya tidak tahu-menahu tentang baju itu. Yang jelas, ini merupakan kejutan besar buat saya melihat mereka hadir memberikan semangat,” tutup bomber veteran 35 tahun ini.
(Achmad Firdaus)