LONDON – AC Milan tidak butuh revolusi secara besar-besaran. Pendapat ini diungkap Carlo Ancelotti menyusul kekalahan memalukan dari Manchester United di Liga Champions.
Milan dipastikan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Skuad besutan Leonardo Araujo secara mengejutkan dipermalukan United dengan skor sangat telak 4-0. The Red Devils melaju dengan agregat 7-2.
Praktis, kegagalan ini merupakan sebuah pukulan telak buat tim sekelas Milan, yang terbiasa tampil di pentas Eropa. Menurut Ancelotti, perbedaan kualitas I Rossoneri dan United sangat jauh dalam laga kali ini.
“Milan menghadapi Manchester United, sebuah tim yang memiliki kualitas pemain sangat luar biasa saat ini. Milan kehilangan pemain seperti Alexandre Pato dan Alessandro Nesta,” jelas Ancelotti dilansir Football-Italia, Jumat (12/3/2010).
Ancelotti sendiri meninggalkan Milan sejak awal musim ini. Pelatih yang sudah tujuh tahun membesut I Rossoneri ini digantikan Leonardo, yang merubah gaya permainan usai hengkangnya Ricardo Kaka.
“Saya tidak merasa Rossoneri membutuhkan revolusi. Faktanya, mereka meminang pemain hebat seperti Luca Antonini, Pato, Thiago Silva dan Ignazio Abate. Mereka hanya butuh pengalaman,” tandas pelatih Chelsea itu.
(Hendra Mujiraharja)