ROMA - Striker jangkung Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu andalan pelatih Pep Guardiola sejak diboyong Barcelona, awal musim ini. Meski demikian, mantan arsitek Timnas Italia Arrigo Sacchi mengklaim, raksasa Catalan telah membuat kesalahan dengan membeli bomber Swedia. Mengapa?
Ibra datang ke Camp Nou dengan banderol 50 juta euro serta gelar topskor Serie A yang diraihnya bersama Inter Milan pada musim 2008/2009. Kendati belum bisa menandingi popularitas Lionel Messi di mata Barcelonistas, kontribusi Ibra jelas tidak bisa dipandang sebelah mata kendati 'hanya' menorehkan 15 gol dalam 29 pertandingan di seluruh kompetisi.
Sacchi tidak memungkiri jika Ibra adalah striker hebat. Namun, karakter Ibra yang cenderung individualistis tentunya tak akan berjalan mulus dengan gaya permainan Blaugrana.
"Barcelona membuat kesalahan dengan membeli Ibrahimovic. Secara pribadi, dia memang pemain yang fantastis. Tapi, dalam sebuah tim, dia sulit bekerja sama. Gaya permainannya individualistis," cetus Sacchi kepada Onda Cero Catalunya, Kamis (11/3/2010).
Namun, Sacchi toh cukup berbesar hati untuk mengakui kapasitas Ibra sebagai pemain. "Saya sudah mengatakan kepada Pep (Guardiola) bahwa dia telah mendatangkan pemain terbaik dunia karena Ibra memiliki segalanya – kegigihan mengejar gol, kekuatan, serta bakat," imbuhnya.
"Saat ini, dia masih diganggu cedera. Tapi, 15 hari kedepan, kondisinya bisa lebih baik. Itu akan sangat fantastis (bagi Barca)," tutup mantan arsitek Il Diavolo.
(Defanie Arianti)