LONDON - Bomber andalan Chelsea Didier Drogba memang tak lagi tergolong punggawa muda. Meski demikian, striker 32 tahun yang sarat pengalaman mengaku bangga dengan perannya sebagai pemain yang cukup dihormati dan disegani para awak The Blues.
Kendati tak menyandang ban kapten, Drogba dianggap sebagai seorang pemain yang mampu memberikan pengaruh bagi rekan-rekan timnya. Setidaknya itulah yang pernah diungkapkan pelatih Carlo Ancelotti.
Kapten Timnas Pantai Gading pun membeberkan alasan mengapa dirinya menjadi salah satu panutan armada Stamford Bridge. “Anda bisa jadi pemimpin di lapangan, juga saat di ruang ganti,” akunya pada situs resmi Chelsea.
“Memang ada perbedaan dalam kepemimpinan. Mungkin saya akan berbicara jika menurut saya diperlukan. Saat Anda berbicara dan setelah itu Anda berlaga, Anda harus menunjukkan dan membuktikan perkataan Anda,” papar striker yang merumput bersama The Roman Emperor, sejak 2004 lalu.
“Ya, itulah sebabnya mengapa orang menghormati Anda. Menurut saya, begitulah syarat menjadi seorang pemimpin. Ketika Anda berbicara dan kemudian melakukannya, kredibiltas Anda akan meningkat,” tutupnya, dikutip dari Tribalfootball, Kamis (11/3/2010).
(Muhayati Faridatun)