MUNICH - Bayern Munich berhasil menundukan tamunya Fiorentina di laga babak 16 besar Liga Champions. Dipaksa berjuang keras sejak awal pertandingan, FC Hollywood berhasil meraih kemenangan tipis 2-1, Rabu (18/2/2010).
Fiorentina sendiri tampil diluar dugaan. Meskipun tanpa diperkuat beberapa pilar seperti Alessandro Gamberini, Adrian Mutu dan Mario Santana, anak-anak asuh Cesare Prandelli cukup mamou mengimbangi gaya permainan menyerang Munich.
Jika tuan rumah mengandalkan duo winger maut Franck Ribery dan Arjen Robben untuk menggempur jantung pertahanan tamunya, La Viola juga berlaku sama dengan memaksimalkan tiga gelandang trio Stevan Jovetic, Manuel Vargas dan Marco Marchionni guna meneror bek-bek The Bavarian.
Beberapa peluang masing-masing dari Mario Gomez, Alberto Gilardino dan Robben sempat mewarnai laga babak pertama, tapi sayang kesemuanya belum ada yang berbuah angka.
Kedudukan masih 0-0 jelang turun minum. Beruntung, ditengah kebuntuan tersebut Munich tiba-tiba berhasil membukukan sebiji gol lewat eksekusi penalti Robben usai Ribery dilanggar oleh pemain belakang Fiorentina. Skor 1-0 menjadi penutup paruh waktu awal.
Babak kedua dibuka, baik Munich maupun Fiorentina sama-sama menolak mengendurkan serangan. Keduanya mempraktekkan permainan tempo tinggi.
Terus menekan lawan,'Pasukan Bunga Tulip' berhasil mencuri gol penyetara pada menit 50'. Diawali sebuah sepak pojok , bola liar yang memantul dari kaki Jovetic langsung disambar bek Per Kroldrup untuk kemudian menembus gawang Hans Jorge Butt. Skor imbang 1-1.
Usai gol tersebut pertandingan berjalan agak datar. Meskipun masih sama-sama ngotot, baik Munich atau Fiorentina belum ada yang mampu membuka peluang lagi.
Petaka bagi Ricardo Montolivo dkk hadir pada menit 73'. Bek Masimmo Gobbi diusir keluar lapangan karena melanggar Robben.
Menghadapi sepuluh pemain Fiorentina, anak-anak asuh Louis Van Gaal mulai nampak mendominasi. Mereka tanpa henti menggedor sisi pertahanan lawan.
Kemenangan Munich sendiri baru ditentukan satu menit jelang bubaran melalui gol kontroversial pemain pengganti Miroslav Klose.
Berawal dari sebuah akselerasi yang dilanjutkan dengan tendangan keras Robben, bola yang gagal dikuasai Sebastian Frey disundul Ivica Olic untuk kemudian di teruskan Klose.
Para pemain Fiorentina sempat mangajukan protes kepada wasit karena menganggap Klose sudah terlebih dahulu berada dalam posisi off-side. Setelah melakukan diskusi dengan hakim garis Tom Henning Ovebro tetap mengesahakan gol tersebut. Skor 2-1 untuk Munich pun bertahan hingga akhir.
(Muchamad Syuhada)