JAKARTA - Harapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 semakin tipis. Pemerintah sebagai salah satu elemen penting dalam proses bidding menolak memberikan dukungan.
Sebagaimana disampaikan Menko Kesra Agung Laksono, pemerintah saat ini masih harus mengkaji ulang banyak hal. Selain itu, dia juga menyatakan bahwa yang menjadi prioritas saat ini adalah pengembangan prestasi.
" Tidak bisa, butuh waktu untuk mengkaji. Persiapan harus matang, tidak bisa sesederhana itu," ujar mantan ketua DPR RI tersebut kepada wartawan, Kamis (11/2/2010).
"Kita masih memberi prioritas kepada prestasi sepak bola itu sendiri, karena itu kami mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan suatu forum besar, sarasehan nasional di bidang persepakbolaan melibatkan seluruh stakeholder. Ada PSSI, Menpora, KONI, masyarakat supporter. Jadi bukan mengembangkan event organizer, tapi mengembangkan persepakbolaannya," tandasnya.
Perihal penolakan dukungan itu, Agung mengaku juga sudah memberitahu pengurus PSSI. " Langsung ke sana, tembusan ke PSSI, bahwa kami sementara memberi prioritas pada pembinaan prestasi dan untuk menjadi host Piala Dunia kami sedang mengkaji lebih jauh," sambungnya lagi.
(Muchamad Syuhada)