Potong Gaji, Ganggu Konsentrasi Hammers

Muhayati Faridatun, Jurnalis
Rabu 10 Februari 2010 13:22 WIB
Foto: Daylife
Share :

LONDON - Salah satu pemilik West Ham United David Sullivan sudah melontarkan rencana manajemen memangkas gaji para pemain dan seluruh karyawan. Pelatih Hammers Gianfranco Zola pun angkat bicara.
 
Sullivan membeberkan rencana tersebut, jelang laga melawan Birmingham City di Upton Park, Rabu (10/2/2010) sore waktu setempat. Hal inilah yang membangkitkan amarah Zola.
 
Bukan karena kebijakan pemotongan gaji sebesar 25 persen, namun pelatih asal Italia menganggap pernyataan sang pemilik sangat mengganggu konsentrasi para pemain.
 
“Mereka bisa bicara tentang pemain sebanyak yang mereka inginkan. Tapi, saat berita itu muncul menjelang pertandingan, saya tidak suka!” ketus Zola.
 
“Saya belum bicara pada pemain tentang hal ini karena saya hanya membacanya di surat kabar. Harusnya masalah ini dibicarakan lain waktu. Sebelum pertadingan seperti ini, lebih baik bicara pada kami lebih dulu daripada ke media massa,” paparnya.
 
Sullivan mengungkapkan, pemotongan gaji sebesar 25 persen demi menghemat pengeluaran klub hingga 60 juta poundsterling. Karena saat ini, West Ham mengantongi utang sebesar 110 juta poundsterling.
 
Ya, Zola tak berniat menentang kebijakan manajemen klub. Bahkan, mantan punggawa Chelsea mengaku bersedia melatih Hammers bukan karena uang semata.
 
“Saya datang bukan karena uang. Bahkan saat menandatangani kontrak, saya tidak tahu akan menerima gaji berapa. Saya datang karena punya rencana dan project,” imbuhnya.
 
“Ini bukan masalah uang, tapi bekerja untuk mencapai hasil positif. Saya menikmati bekerja di sini dan uang soal belakangan,” lanjutnya.
 
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Saya hanya tahu, saat ini bukan saat yang tepat membicarakan soal kebijakan itu,” pungkas pelatih 43 tahun, dikutip dari The Sun, Rabu (10/2/2010).

(Azwar Ferdian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya