BALIKPAPAN - Persitara akhirnya diluar dugaan bisa menebas Persiba Balikpapan dengan skor 2-1 pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Sabtu (5/12/2009). Kemenangan pertama dalam laga ke-8 Persitara ditorehkan oleh pemain asal iran yang memborong dua gol.
Gol pertama dicetak menit kedua oleh stiker asal Iran Afshin PR melalui sundulan yang memanfaatkan umpan atas dari Jatmiko dari sisi kanan gawang Made Wirawan yang sempat menyentuh bola namun tidak dapat membendung sehingga bola masuk ke sisi kiri kiper Persiba.
Sedangkan gol kedua dicetak pada mneit 87 melalui tendangan ringan dari Afshin setelah Bello mengarahkan bola atas ke gawang I Made Wirawan namun lepas dari tangkapan. Bola liar ini pun dimanfaatkan Afshin yang lolos dari pengawalan pemain belakang. Sedangkan gol balasan Persiba dicetak pada menit 56 melalui tendangan penalti Julio Lopez. Penalti diberikan ke Persiba setelah Aang Suparman stopper pengganti Alief Maulana pada babak kedua menit 55 dijatuhkan Ledi Utomo di area kotak penalti sebelah kanan gawang Darmawan . Penalti dieksekusi dengan mudah oleh J-lo yang mengecoh arah bola ke kiri darmawan pada menit 56. kedudukan imbang 1-1.
Peluang goal yang diciptakan oleh skuad beruang madu banyak tercipta melalui kerjasama Julio dengan Robertino dan Dwi Joko namun semua kandas berkat kedispilinan Persitara. Sedangkan persitara yang memanfaatkan umpan balik itu mampu memanfaatkan pemain belakang Persiba mengingat Mijo Dadic dan Anam Syahrul kerap naik ke atas menambah serangan. Perubahan formasi ini terlihat jelas dari awal dimana Persiba menurunkan Park dan Alief Maulana di awal pertandingan.
Biasanya lini depan diisi oleh feri Ariawan dan sayap kanan Edy gunawan (cadangan tidak turun). Kondisi ini sempat dipertanyakan banyak pihak termasuk ketua Persiba Syahril Thaher. Persiba gagal mempertahankan laga homenya di pertandingan kelima ini.
Gol kedua yang diciptakan Afshin ini membuat kubu Persibamania panas dan melakukan terror dengan melempari pemain dan wasit dengan botol dan air minuman. Bahkan usai pertandingan berakhir untuk kemenganan Persitara 2-1 Wasit Djajat Sudrajat dikawal aparat Brimob dengan tameng dan dilempari oleh botol minuman, bangku bahkan sempat dua orang pelaku hendak melakukan jotosan kepada wasit dan tersungkur saat memasuki pintu masuk. Satu orang diamankan dari kejadian tersebut.
Namun belum jelas apakah wasit mendapat bogem dari penonton atau tidak karena hingga pukul 18.30 wasit masih dijaga ketat di ruang wasit oleh polisi dan tentara. Sedangkan pemain persitara sempat berisitriahat selama 20 menit ditengah lapangan dengan dikawal oleh aparat. Karena massa masih menyemut di stadion Persiba yang kebetulan pukul 20.00 akan digelar pertandingan U-21 Persiba vs PSM
Di kubu Persitara, asisten pelatih Dony. L mengaku sangat bersyukur dengan kemenangan pertama ini, "Ini berkat Tuhan," katanya. Dony menilai gol pertama yang dicetak menit kedua menunjukan Persiba menggagap remeh timnya, "itu keliatan saat gol pertama dicetak."
Dony kemudian memberi apresiasi terhadap penampilan timnya termasuk Tantan yang merepotkan pemain belakang. "Tantan memiliki stamina yang kuat untuk dobrak lini belakang persiba yang kurang menjaga pertahanan. Dalam laga tadi Mijo dan Anam kerap membantu serangan sehingga kerap kedodoran hadapi serang balik".
Sedangkan Tantan mengatakan, "alhamdulillah kemenagan ini berkat Tuhan dan kerja keras teman-teman. Dia juga mengatakan kemenangan di Arema membuat dirinya dan kawan-kawan memiliki amunisi untuk mencetak point, "Target poin satu tapi kalau 3 lebih baik," ujar Tantan.
Meski mendapat kawalan saat keluar lapangan keruang ganti dan bus, tantan masih melihat wajar tindakan Persibamania. "Ini mungkin faktor non teknis jadi mereka berbuat demikian," tambahnya.
(Achmad Firdaus)