LONDON - Guus Hiddink agaknya masih memendam dendam setelah tersingkir dari perebutan gelar tertinggi di kancah Eropa, Liga Champions, musim ini.
Sebelumnya, ia menyesalkan ketidakadilan. Sekarang, ia sedikit ogah-ogahan menyaksikan duel gladiator Manchester United vs Barcelona di Roma, Italia. Hiddink masih jengkel, apalagi langkah The Blues terhenti di semifinal setelah Barcelona lolos dengan agregat 1-1, April lalu.
"Saya mencoba melupakan kemarahan ini," kata Hiddink seperti dilansir Goal, Kamis (28/5/2009).
"Tapi saya tetap saja marah," cetusnya, "saya kira, semua orang tahu kami memainkan performa apik, terutama di game kedua. Kekalahan kami adalah akibat ketidakadilan."
"Beberapa tahun lalu, saya sempat tersingkir dari semifinal setelah dibungkam PSV. Waktu itu, kami ikhlas menyalahkan diri sendiri. Tapi kali ini, kemarahan timbul akibat ketidakadilan dalam pertandingan," sambungnya.
"Saya tetap menonton final. Tak masalah dengan dua tim itu, sebab kemarahan ini adalah urusan saya sendiri," tandasnya.
(Devy Lubis)