GLASGOW - Assosiasi Sepakbola Skotlandia (SFA) mengajukan diri untuk menggantikan Polandia dan Ukraina jika kedua negara itu ditarik sebagai host Euro 2012. Pekan lalu, UEFA menyoroti stabilitas politik di Polandia dan Ukraina yang dianggap tidak memungkinkan menjadi penyelenggara.
Sebelumnya, badan pelaksana sepakbola Eropa telah mengatakan akan mendukung kedua negara semampu mungkin, tetapi presiden UEFA Michel Platini sadar akan potensi keadaan kritis dalam perencanaan dan penunjukkan kedua negara sebagai penyelenggara perhelatan akbar itu.
UEFA sendiri memilih Polandia-Ukraina dari beberapa negara yang mengajukan diri menjadi penyelenggara even sepak bola terbesar di Eropa itu. Polandia Ukraina berhasil mengalahkan pesaing utamanya, Inggris dan Kroasia-Hungaria.
Chief executive SFA Gordon Smith mengkonfirmasikan Skotlandia mempunyai potensi untuk menyelenggarakan Euro 2012. Skotlandia sendiri direncanakan akan menjadi penyelenggara Euro 2016 nanti.
"Jika Polandia dan Ukraina akan ditarik keluar maka kami akan memilih Skotlandia," ujar Smith kepada The Sunday Herald, Minggu (3/2/2008).
Saat ini UEFA sedang mempelajari keadaan dan segala kemungkinan yang akan terjadi di Polandia dan Ukraina.