Meski Menang 3-1 atas Ajax, Lyon Gagal Tembus Partai Final Liga Eropa

Hendry Kurniawan

Jum'at, 12 Mei 2017 - 04:09 wib

LYON –  Olympique Lyon berhasil mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 3-1 dalam lanjutan babak semifinal leg kedua Liga Eropa 2016-2017. Kendati demikian, Alexandre Lacazette dan kawan-kawan tidak dapat melaju ke partai final lantaran kalah agregat gol 4-5. Di partai puncak, Ajax akan berhadapan dengan Manchester United yang di saat bersamaan berhasil lolos dengan keunggulan agregat 2-1 atas Celta Vigo.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama:

Sejak peluit tanda mulainya pertandingan di bunyikan, kedua kesebelasan sudah saling melakukan jual beli serangan. Lyon yang mengincar banyak gol, mencoba menekan Ajax sejak awal. Berbagai usaha mereka upayakan, dari umpan-umpan pendek hingga fenetrasi para pemain. Namun, rapatnya pertahanan tim tamu membuat skor tidak berubah.

Pada menit 13 giliran Ajax yang melakukan penyerangan. Kasper Dolberg dan Traore memiliki kesempatan untuk menembakkan bola ke dalam jala gawang Lyon. Namun, kedua tembakan pemain tersebut masih dapat diblok para pemain Lyon.

Memanfaatkan momentum, Ajax masih belum mengendurkan serangan. Pada menit 25 Hakim Ziyech mendapatkan peluang berhadapan satu lawan satu dengan kiper Lyon, Lopes. Kendati demikian, sepakannya masih bisa dihalau si penjaga gawang.

Ajax baru benar-benar membuka angka di menit 27 melalui Dolberg. Setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan Amin Younes. Pemain berpaspor Denmark itu pun langsung berhadapan satu lawan satu dengan Lopes. Dolberg pun dengan mudahnya menceploskan bola ke dalam gawang dan membawa Ajax unggul 1-0 atas Lyon.

Selepas gol, Ajax bermain lebih santai. Kini giliran Lyon yang kembali menyerang. Namun, rapatnya pertahanan tim tamu membuat Lyon tidak dapat mengubah papan skor. Akhirnya tuan rumah pun mulai melepaskan sepakan jarak jauh, seperti yang dilakukan Tolisso di menit 40. Meski begitu, tendangannya masih melambung jauh.

Menit 45 Lyon mendapatkan tendangan penalti setelah Lacazette dijatuhkan di kotak terlarang oleh De Ligt. Lacazette yang mengeksekusi sendiri tendangan tersebut, berhasil mengecoh kiper Ajax dan membuat skor sama kuat 1-1.

Tidak mengendurkan serangan, Lyon kembali tancap gas memanfaatkan sisa waktu. Terbukti, satu menit berselang Lacazette kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan Nabil Fekir yang mengacak-acak pertahanan Ajax, Lacazette yang berada di depan mulut gawang dengan mudahnya menceploskan bola. Kini Lyon membalikkan keadaan 2-1 atas Ajax.

Babak Kedua

Lyon tidak mengendurkan serangan di babak kedua. Mereka masih terus berupaya mencetak gol guna mengejar ketertinggalan agregat 3-5. Terbukti menit 52 tim tuan rumah mendapat peluang emas. Lacazette menerima umpan datar dari Rafael. Namun, tendangan kerasnya masih mengarah tepat ke Onana sehingga mudah diamankan.

Ajax pun tak ingin kalah. Perlahan demi perlahan mereka mencoba membangun serangan. Pada menit 62 mereka pun mendapatkan kesempatan mencetak gol. Menyambut umpan silang dari sisi kiri, Dolberg dengan sigap langsung melepaskan tembakan ke muka gawang Lyon. Meski begitu, upayanya masih dapat digagalkan oleh Lopes.

Begitupun pada menit 72, Ajax kembali mendapat peluang. Melalui skema serangan balik, Traore langsung menggiring bola, merangsek ke kotak penalti Lyon. Dengan sedikit mengecoh, Traore mencoba melepaskan tembakan. Kendati demikian, bola sepakannya masih membentur bek Lyon dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Menit 76 giliran Lyon yang balik menekan. Memanfaatkan umpan sundulan Lacazette, Ryubs yang berdiri bebas langsung melakukan sepakan voli keras. Namun, Onana dengan sigap segera menutup ruang tembak Ryubs sehingga bola tidak kembali bersarang di gawangnya.

Lyon akhirnya kembali mencetak angka. Kali ini melalui Ghezzal di menit 81. Memanfaatkan umpan Ryubs, Ghezzal yang berdiri bebas di dalam kotak penalti Ajax langsung melepaskan sundulan. Bola sundulan tersebut sempat mengenai kaki Viergever dan berbelok arah, Onana yang sudah mati langkah tidak dapat mengahalau bola yang mengarah ke gawangnya. Skror kini 3-1 untuk Lyon dengan total agregat 4-5 untuk keunggulan Ajax.

Memanfaatkan momentum, Lyon mencoba mengejar selisih agregat gol yang kini hanya berbeda satu angka. Mereka terus memberi tekanan pada pertahanan Ajax. Beberapa peluang emas mereka dapatkan. Salah satunya melalui Cornet di menit 89. Berdiri tanpa pengawalan setelah menerima umpan, Cornet langsung melepaskan tembakan dari sisi kiri gawang. Namun, tembakannya masih melenceng tipis di sisi gawang.

Ajax terus bertahan mati-matian guna mengamankan keunggulan agregat mereka. Hal itu pun akhirnya terbayarkan. Pasalnya, hingga wasit meniup peluit panjang, Lyon tidak mampu menambah keunggulan. Meski kalah dengan skor 1-3, tetapi Ajax berhasil lolos ke final Liga Eropa dengan agregat 5-4.

Susunan Pemain:

Olympique Lyon: Lopes; Rafael, Morel (Ryubs 74’), Diakhaby, N’Koulou; Gonalons, Tolisso; Valbuena (Ghezzal 77’), Fekir, Cornet; Lacazette

Pelatih: Bruno Genesio

Ajax Amsterdam: Onana; Viergever, De Ligt, Sanchez, Veltman (Tete 65’); Klaassen, Ziyech, Schone (De Beek 59’); Traore, Younes (Kluivert 82’), Dolberg

Pelatih: Peter Bosz

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 93
    2 Tottenham Hotspur FC 86
    3 Manchester City 78
    4 Liverpool 76
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 93
    2 FC Barcelona 90
    3 Athletic Madrid 78
    4 Sevilla 72
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 91
    2 AS Roma 87
    3 Napoli 86
    4 Atalanta BC 72
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 FC Bayern Munich 82
    2 Red Bull Leipzig 67
    3 Borussia Dortmund 64
    4 Hoffenheim 62