Diduga Kelabui Pajak, Cristiano Ronaldo Diawasi Pihak Spanyol

Aditya Wahyutomo

Jum'at, 2 Desember 2016 - 09:13 wib

MADRID—Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, merupakan sosok yang terkenal dalam dunia sepakbola maupun hiburan. Tak jarang, dirinya sering menjadi bintang iklan untuk mendongkrak popularitas produk yang ia bintangi.

Namun sebuah kabar dari Football Leaks mengatakan bahwa Ronaldo menggunakan jasa perusahaan lepas pantai untuk menyimpan semua uang hasil menjadi bintang iklan. Sementara menurut Marca, perusahaan yang dimaksud oleh Football Leaks adalah Multisports & Image Managemen (MIM) Ltd. Perusahaan tersebut bermarkas di Republik Irlandia.

Pihak berwenang yang bertanggung jawab dalam pajak di Spanyol dikabarkan akan melakukan investigasi terkait berita tersebut. MIM Ltd memang menawarkan program yang sangat menggiurkan bagi semua pihak. Mereka menawarkan jasa menyimpan dana para klien dengan tarif pajak yang rendah yakni 12,5%. Padahal, Crisitano Ronaldo seharusnya terkena pajak sampai 43,5%.

Departemen Keuangan Spanyol juga akan melakukan penyelidikan serta melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum jika Ronaldo memang terbukti bersalah.

Sementara itu, pihak Ronaldo dikabarkan membantah berita tersebut. Menurut Marca, pihak Ronaldo selalu mementingkan masalah pajak sejak pertama kali berkarier di dunia sepakbola.

Jika memang Ronaldo terbukti bersalah, kasus ini merupakan yang kesekian kalinya dalam sepakbola Spanyol. Nama besar seperti Lionel Messi dan Neymar juga memiliki masalah dengan pajak meski kasusnya tak sepenuhnya sama.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 52
    2 Tottenham Hotspur FC 46
    3 Liverpool 45
    4 Arsenal FC 44
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 43
    2 Sevilla 39
    3 FC Barcelona 38
    4 Athletic Madrid 34
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 45
    2 AS Roma 44
    3 Napoli 41
    4 Lazio 40
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 FC Bayern Munich 42
    2 Red Bull Leipzig 36
    3 Hertha BSC 30
    4 Eintracht Frankfurt 29