(Foto: Ilustrasi Okezone)

Dua Pemain Pengganti Selamatkan MU dari Kekalahan

Kukuh Setiawan

Kamis, 1 Desember 2016 - 18:31 wib

MADURA - Madura United (MU) FC membalikkan skor untuk mencatat kemenangan dalam laga lanjutan TSC 2016. Dalam laga menjamu Semen Padang di Gelora Pamelingan, Pamekasan, Kamis (1/12/2016), MU secara dramatis mencatat kemenangan dramatis dengan skor 2-1 lewat gol di menit-menit akhir.

Dua pemain pengganti, yakni Rishadi Fauzi dan Patrich Wanggai menjadi penentu kemenangan MU berkat golnya di menit 81 dan 90+2. Sedangkan Semen Padang sempat unggul lebih dulu melalui serangan balik yang diselesaikan Vendri Mofu menit 52.

Tambahan poin absolut membuat MU sementara kembali ke posisi runner up dengan 58 poin, menggeser Persipura Jayapura. Sementara Semen Padang yang melanjutkan rekor tak pernah menang di luar kandang tetap berada di papan tengah.

Tempo cepat langsung diperagakan kedua tim sejak awal pertandingan. Semen Padang memulai permainan dengan langsung memberikan tekanan ke pertahanan tuan rumah. Namun justru MU yang menciptakan peluang perdana.

Tandukan Pablo Rodriguez tepat mengarah ke pelukan kiper Semen Padang Jandia Eka Putra. Setelah peluang ini, tuan rumah tidak lagi mendapat peluang bagus atau mengarah ke gawang. Tekanan demi tekanan hanya sekadar lewat di mulut gawang.

Sepakan jarak jauh yang kerap dilontarkan Engelberd Sani maupun Eric Weeks juga tak efektif alias tak pernah menemui sasaran. Madura United hanya sekadar menguasai permainan dan melakukan tekanan, tanpa ada potensi mencetak gol.

Begitu pula dengan Semen Padang pada akhirnya lebih banyak terkungkung di pertahanan sendiri. Tim tamu kesulitan mengarahkan bola ke gawang dan baru menciptakan peluang setelah setengah jam pertandingan via Vemdry Mofu yang tendangannya terlalu lemah.

Di 15 menit akhir babak pertama, MU mendapat peluang lewat Elthon Maran yang sepakannya melenceng walau sudah berhadapan dengan kiper. Semen Padang juga memiliki kesempatan lewat tandukan Irsyad Maulana yang mengarah tepat ke kiper Hery Prasetyo. Interval pertama usai, skor masih 0-0.

Fase kedua, MU langsung menggebrak dengan tetap mengandalkan Pablo Rodriguez dan Engelberd Sani. Namun bukan tuan rumah yang kemudian menciptakan gol, tapi justru Semen Padang. Serangan balik yang dilakukan menit 52 benar-benar mematikan.

Bermula saat Marcel Sacramento menyodorkan bola ke Vendry Mofu di sisi kanan pertahanan MU, dengan tenang Vendy melepaskan tendangan ke tiang jauh. Bola yang yang terlalu jauh dari jangkauan kiper Hery Prasetyo, mengubah skor menjadi 0-1.

MU semakin kesetanan menyerang dalam kondisi tertinggal. Tapi peluang demi peluang hanya terlewat begitu saja karena lini belakang Semen Padang sangat solid. Di pertengahan babak kedua, MU menyuntikkan Patrich Wanggai, Rishadi Fauzi dan Ahmad Bustomi untuk memecah kebuntuan.

Upaya demi upaya dilakukan, tuan rumah baru memecah telur di menit 81 melalui kaki Rishadi Fauzi. Bermula dari skrimit di depan gawang Semen Padang, tendangan tak begitu keras Rishadi tak mampu dijangkau Jandia dan meluncur ke dalam gawang.

Di menit-menit akhir, MU membombardir pertahanan Semen Padang dan mencatat peluang melalui Rishadi Fauzi dan Pablo Rodriguez. Namun usaha tuan rumah membalikkan skor justru dihasilkan Patrich Wanggai di masa injury time.

Tendangan setengah voli Patrich melengkung dan sempat membentur tiang gawang sebelum memantul masuk ke gawang. Sungguh gol yang spektakuler dan di saat yang sangat tepat. Skor pun berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga pertandingan usai.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Arsenal FC 34
    2 Chelsea FC 34
    3 Liverpool 30
    4 Manchester City 30
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 37
    2 FC Barcelona 31
    3 Sevilla 27
    4 Athletic Madrid 25
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 36
    2 AS Roma 32
    3 AC Milan 32
    4 Napoli 28
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 Red Bull Leipzig 33
    2 FC Bayern Munich 30
    3 Hertha BSC 27
    4 Hoffenheim 25