Hariono usai mencetak gol ke gawang Perseru. (Foto: Official Persib)

Hariono, Gol Delapan Tahun dan Ekspresi Dingin

Oris Riswan

Kamis, 1 Desember 2016 - 05:50 wib

BANDUNG - Hariono mencetak gol Persib Bandung melalui tendangan penalti ke gawang Perseru Serui di masa injury time yang menegaskan skor menjadi 6-2. Gol itu menjadi cerita tersendiri di luar skor yang cukup besar tersebut.

Itu jadi gol perdana Hariono di kompetisi setelah delapan tahun memperkuat Persib sejak 2008. Bobotoh pun bersorak luar biasa menyambut gol langka yang begitu lama dinantikan dari sang ikon tim.

Tapi berbeda dengan Bobotoh, Hariono tampak dingin dengan golnya itu. Tak ada selebrasi seperti pemain Persib lainnya yang mencetak gol dalam laga itu. Setelah mencetak gol, Hariono hanya kembali berjalan untuk menuju kembali di posisinya yang mendadak diplot menjadi bek tengah.

Justru para pemain Persib lainnya yang merayakan gol itu. Hariono mendapat pelukan dari beberapa pemain. Bahkan Tony Sucipto tampak menunjuk-nunjuk Hariono sambil tersenyum setelah gol tercipta.

Meski terkesan cuek dengan golnya itu, Hariono senang bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Harapan Bobotoh yang menginginkannya jadi algojo penalti pun dibalas sempurna.

Ia sendiri mengaku tidak bisa mengelak permintaan menjadi algojo penalti yang selama ini tak pernah dilakukannya. Sebagai gelandang bertahan, selama ini ia hanya fokus membantu pertahanan tanpa berambisi mencetak gol.

Tapi permintaan Bobotoh, pemain, pelatih, hingga official tim membuatnya luluh. Bahkan Atep yang merupakan kapten tim harus turun hingga melewati setengah lapangan untuk 'memaksa' Hariono dan membawanya ke kotak penalti lawan. Ia pun akhirnya menerima permintaan menjadi algojo penalti.

"Patut disyukuri, semua itu karena permintaan semuanya, pemain, pelatih, official, bahkan seluruh (penonton) di stadion meneriakkan nama saya (untuk mengeksekusi penalti). Alhamdulillah saya bisa menjalankannya," kata Hariono seusai laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (30/11/2016) malam.

Ia sendiri memandang gol itu sebagai sesuatu yang biasa. Sebab gol bisa diciptakan siapapun. Yang terpenting baginya adalah kemenangan tim. Lalu, untuk siapa gol bersejarah itu dipersembahkan?

"Gol ini untuk semuanya, Bobotoh, tim, keluargaa, pokoknya untuk semuanya," ucap Hariono.

Pemilik nomor punggung 24 itu pun tetap seperti biasa. Ia tak banyak bicara. Meski cukup akrab dengan wartawan yang biasa meliput Persib, ia seolah tak bergairah jika diajak untuk wawancara.

Tapi urusan bermain di lapangan, Hariono selalu berusaha tampil semaksimal mungkin. Hal itu membuat Hariono mendapat tempat tersendiri dalam hati Bobotoh. Ia tak banyak bicara, tapi totalitasnya tak pernah diragukan dalam setiap laga.

Soal sikap Hariono yang cenderung pendiam di luar lapangan, pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman mengakuinya. Ia pun tertawa ketika ditanya bagaimana ekspresi Hariono di lapangan setelah mencetak gol.

"Angger tiis (tetap dingin) dengan gayanya yang gini," ujar Djanur sambil memeragakan wajah tanpa ekspresi Hariono.

  • techno user
    • satu minggu lalu
    Aw asli terharu macanage 🙌🙆
    Beri Tanggapan
klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 34
    2 Arsenal FC 31
    3 Liverpool 30
    4 Manchester City 30
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 34
    2 FC Barcelona 31
    3 Sevilla 27
    4 Athletic Madrid 25
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 36
    2 AS Roma 32
    3 AC Milan 32
    4 Napoli 28
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 Red Bull Leipzig 33
    2 FC Bayern Munich 30
    3 Hertha BSC 27
    4 Hoffenheim 25