Djanur kembali semprot pemainnya. (Foto: KORAN SINDO/Dede Arip Rachman)

Pemain Persib Kembali Kena Semprot Djanur

Oris Riswan

Senin, 10 Oktober 2016 - 13:21 wib

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Djadjang 'Djanur' Nurdjaman kembali melempar kritik tajam terhadap pemainnya. Setelah Dias Angga, Zulham Zamrun, Samsul Arif, Jajang Sukmara, Tony Sucipto, dan Robertino Pugliara, kali ini giliran David Laly yang harus rela kupingnya panas.

Alasannya, performa David dinilai kurang memuaskan saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Madura United, Sabtu 8 Oktober 2016. Sektor sayap yang dipercayakan padanya tidak dijalankan maksimal.

David pun harus rela tidak dibawa dalam rombongan tim Persib ke Bekasi yang akan melakoni duel kontra Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Rabu 12 Oktober 2016.

"Saya tidak puas dengan penampilan David. Selain itu, dia sekarang cedera," ujar Djanur di Stadion Persib, Kota Bandung, Senin (10/10/2016).

Sebagai gantinya, ia membawa pemain muda Febri Hariyadi. Pemain yang akrab disapa Bow itu sebelumnya dipinjamkan ke Persib U21 dan Tim PON Jawa Barat. Tapi kini Bow kembali masuk ke jajaran skuad utama Persib.

"Tapi soal (Febri) garansi main atau tidak, kita lihat nanti," ungkapnya.

Disinggung soal kinerja David, Djanur menyebut ia melakukan beberapa kesalahan saat bermain menghadapi Madura United. Alhasil, sejumlah serangan yang dirancang tidak berbuah hasil manis.

Soal kritik yang diungkapnya, ia tidak bermaksud membuat sang pemain terpuruk. Ia justru ingin kritiknya dibalas dengan motivasi tinggi sang pemain agar bermain lebih baik.

"Harusnya kritikan saya jadi motivasi bagi dia sebagai pemain bola masa depan," tegas Djanur.

Bagi Djanur, kebiasaan mengkritik pemain jadi sesuatu yang berbeda ketika menangani Persib musim ini. Ia berkali-kali berbicara terbuka soal kinerja pemainnya.

Hal itu berbeda dengan musim-musim sebelumnya dimana ia selalu jadi 'pelindung' pemainnya dari kritik berbagai pihak. Ia punya alasan sendiri kenapa sikapnya berubah drastis seperti sekarang.

"Rasanya saya sudah terlalu sering mengingatkan hal yang sama ke pemain, tapi kesalahan-kesalahan masih sering dilakukan (para pemain)," jelas Djanur.

Dari kritik yang diberikannya, biasanya sang pemain yang dikritik berubah drastis dari segi permainan. Ia pun tak segan memberi kesempatan bermain jika sang pemain dianggap sudah berubah.

"Pugliara sekarang kelihatan mainnya berubah (setelah dikritik). Kalau yang lain masih angin-anginan," cetus Djanur.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 34
    2 Arsenal FC 31
    3 Liverpool 30
    4 Manchester City 30
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 34
    2 FC Barcelona 28
    3 Sevilla 27
    4 Athletic Madrid 25
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 36
    2 AS Roma 32
    3 AC Milan 32
    4 Napoli 28
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 Red Bull Leipzig 33
    2 FC Bayern Munich 30
    3 Hertha BSC 27
    4 Hoffenheim 25