Ancelotti pilih tendang kursi ketimbang marahi pemain. (Foto: AFP/Gerard Julien)

Ancelotti Pilih Tendang Kursi ketimbang Marahi Pemain

Ramdani Bur

Senin, 10 Oktober 2016 - 14:37 wib

MUNICH – Pelatih Bayern Munich, Carlo Ancelotti, dikenal sebagai sosok juru taktik penyabar. Hampir tak terlihat, pria berpaspor Italia itu memarahi tim asuhannya.

Ternyata ada satu alasan mengapa pelatih berusia 57 tahun itu tak pernah memarahi pasukannya. Ia tak ingin merusak hubungan baik dengan pemainnya sehingga enggan melakukan hal tersebut.

“Terkadang, saya lebih memilih menendang kursi ketika benar-benar marah. Namun, sekarang saya sadar jauh lebih kalem. Saya memilih tidak berbicara kepada pemain saat sedang marah. Saya lebih suka berbicara kepada pemain ketika kami semua sudah jauh lebih tenang,” ujar Ancelotti mengutip dari Goal, Senin (9/10/2016).

Tidak heran pada akhirnya, banyak pemain yang mengagumi sosok juru taktik asal Italia tersebut. Salah satu contohnya ketika ia dipecat Real Madrid pada musim panas 2015.

Saat itu pemain-pemain senior Madrid macam Sergio Ramos, Cristiano Ronaldo dan Marcelo Vieira, menyayangkan keputusan manajemen yang memecat Ancelotti. Parahnya, manajemen Madrid kemudian menunjuk Rafael Benitez, sosok yang tidak disukai pemain-pemain senior Los Blancos –julukan Madrid.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 60
    2 Manchester City 52
    3 Tottenham Hotspur FC 50
    4 Arsenal FC 50
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 52
    2 FC Barcelona 51
    3 Sevilla 49
    4 Athletic Madrid 45
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 63
    2 AS Roma 56
    3 Napoli 54
    4 FC Internazionale Milano 48
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 FC Bayern Munich 50
    2 Red Bull Leipzig 45
    3 Borussia Dortmund 37
    4 Hoffenheim 37