Spanyol juara Euro 2012 (Foto: AFP)

Penegasan Dominasi Spanyol

Zanel Farha Wilda

Rabu, 30 Desember 2015 - 16:25 wib

PERHELATAN Euro 2012 bisa dikatakan tak jauh berbeda dengan edisi sebelumnya yakni pada 2008. Terdapat dua persamaan yang seakan membuat turnamen Euro 2012 adalah lanjutan dari Euro 2008.

UEFA tampaknya puas dengan penunjukkan dua negara sebagai tuan rumah Euro. Setelah melakukannya di Euro 2000 (Belgia-Belanda) dan 2008 (Austria-Swiss), kini dua negara yakni Polandia dan Ukraina ditunjuk sebagai tuan rumah Euro 2012.

Kesamaan berikutnya terletak pada hasil akhir turnamen. Spanyol kembali merajai Eropa kali ini usai menaklukkan Italia di partai final. Ini adalah gelar ketiga Tim Matador di turnamen negara Benua Biru.

Berbekal status juara bertahan, Spanyol datang ke Euro 2012 dengan beban yang berat. Secara tak langsung, La Furia Roja–julukan Spanyol–dituntut membuktikan kualitasnya usai mampu “mengawinkan” gelar Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.

Tekanan seakan tak berarti banyak untuk pasukan Vicente del Bosque. Spanyol memulai perjalanan di Euro 2012 dengan baik. Tergabung di Grup C bersama Italia, Kroasia, dan Republik Irlandia, Tim Matador tidak pernah kalah dengan memenangkan dua laga dan satu kali imbang.

Bersama Italia, Spanyol lolos ke babak 16 besar. Di fase knockout, Xavi Hernandez dan kawan-kawan berhadapan dengan Prancis. Les Bleus–julukan Prancis–gagal memberikan perlawanan berarti, sehingga ditundukkan Spanyol dengan skor 2-0 melalui dua gol Xabi Alonso.

Berlanjut ke babak semifinal melawan Portugal, Spanyol kali ini bekerja lebih keras. Tim La Furia Roja harus melewati pertandingan hingga adu penalti untuk memastikan diri melangkah ke babak final.

Kekhawatiran sempat menghampiri saat Alonso gagal membuka dengan manis usai sepakannya ditepis kiper Portugal, Rui Patricio. Beruntung setelahnya sepakan Andres Iniesta, Gerard Pique, Sergio Ramos, dan Cesc Fabregas melesat mulus ke gawang Portugal. Spanyol pun menang adu penalti dengan skor 4-2.

Di partai puncak , Spanyol berhadapan dengan Italia yang mengalahkan Jerman 2-1 di babak semifinal. Sempat diprediksi akan menyajikan laga yang sengit, La Furia Roja justru dengan mudah menghancurkan Gli Azzurri dengan skor 4-0 oleh gol-gol David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Matta.

Italia sendiri mengalami kesialan, setelah harus bermain dengan 10 orang di 30 menit terakhir laga. Thiago Motta, yang baru masuk di babak kedua, harus ditarik karena mengalami cedera. Gli Azzurri tidak bisa memasukkan pemain lainnya karena jatah pergantian pemain sudah habis.

Meski sama-sama menjadi juara, Euro 2012 bisa dibilang berakhir lebih manis untuk Spanyol. Tak hanya menang dengan skor besar, kemenangan di final tersebut semakin menegaskan dominasi dan keperkasaan Spanyol yang telah sukses meraih tiga gelar juara turnamen prestisius di tiga edisi secara beruntun.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 69
    2 Tottenham Hotspur FC 59
    3 Manchester City 57
    4 Liverpool 56
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 65
    2 FC Barcelona 63
    3 Sevilla 57
    4 Athletic Madrid 55
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 73
    2 AS Roma 65
    3 Napoli 63
    4 Lazio 57
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 FC Bayern Munich 62
    2 Red Bull Leipzig 49
    3 Borussia Dortmund 46
    4 Hoffenheim 45