Ravi Murdianto, The Real Hero

|

Achmad Firdaus - Okezone

Ravi Murdianto (Foto: Facebook)

Ravi Murdianto, The Real Hero
JAKARTA – Timnas Indonesia U-19 akhirnya mengakhiri dahaga Indonesia untuk jadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara. Skuad Garuda Muda menggoreskan tinta emas usai menundukkan Vietnam di final AFF Cup U-19.

Menyimak sukses skuad Garuda Muda ini, memang banyak kalangan menyebut Evan Dimas yang mengemas lima gol dan menyandang ban kapten sebagai yang terbaik.

Namun, di balik kegemilangan Evan menggalang lini tengah Indonesia, ada satu nama yang tak boleh dikesampingkan. Ya, dia ialah kiper Ravi Murdianto! Pemain berusia 18 tahun ini juga punya andil besar dalam kesuksesan Skuad Garuda Muda.

Ravi menjadi andalan pelatih Indra Sjafri di bawah mistar. Dia merupakan satu dari empat pemain –Evan Dimas, Putu Gede, M. Sahrul Gunawan- yang menjadi andalan sang pelatih, yang tidak akan digantikan apabila berada dalam kondisi fit.

Ya, sejak laga perdana di mana Indonesia menang telak 5-0 atas Brunei, Ravi tak pernah tersentuh. Kiper yang kini berkarier di klub Perserang Serang, Banten ini hanya sekali digantikan, yakni ketika mengalami cedera pipi saat Indonesia menang 2-0 kontra Timor Leste di semifinal. Selebihnya Ravi selalu bermain full.

Wajar jika coach Indra Sjafri memberikan kepercayaan penuh kepada mantan anak asuhnya di skuad Indonesia U-17 tersebut. Ravi selalu membayar kepercayaan pelatih dengan penampilan ciamik. Tercatat, dari tujuh laga yang dimainkannya, dia hanya kebobolan tiga gol (dua lawan Vietnam, dan satu lawan Malaysia).

Puncak performa Ravi terjadi pada laga final kontra Vietnam, Minggu (22/9/2013) malam tadi. Sempat diragukan tampil setelah dibekap cedera saat lawan Timor Leste, Ravi justru tampil sejak awal.

Penampilannya pun sangat gemilang. Pemain kelahiran 8 Januari 1995 ini sukses mementahkan sejumlah peluang yang dimilik pemain Vietnam sepanjang dua babak di waktu normal dan dua babak perpanjangan waktu yang berkesudahan 0-0.

Di babak adu penalti, Ravi benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain dengan prospek cerah. Dengan pembawaannya yang tenang, pemuda 18 tahun yang sepanjang AFF ini jadi rebutan fans wanita untuk diajak foto bersama, berhasil menggagalkan dua eksekutor penalti Vietnam.

Kesuksesannya tersebut membuat Indonesia yang sebelumnya berada dalam posisi terjepit lantaran kapten tim Evan Dimas dan Zulfiandi gagal menjalankan tugasnya, berbalik jadi unggul. Hingga pada akhirnya, Ilham Udin sebagai eksekutor kesembilan Timnas memastikan kemenangan Timnas U-19.

Usai pertandingan, karakternya yang rendah hati pun tetap dipertahankannya. Dia mengaku memberikan kemenangan ini untuk seluruh masyarakat yang terus memberikan dukungan, serta kedua orang tuanya.

“Ini luar biasa, saya tidak menyangka. Saya persembahkan kemenangan ini untuk bangsa Indonesia dan terutama untuk kedua orang tua saya,” ujarnya dalam wawancara singkat dengan MNC TV usai pertandingan.

Sukses di AFF jelas bukan puncak karier Ravi, karena masih banyak mimpi-mimpi lain yang bisa direalisasikannya. Menembus Timnas Senior dan membawa Indonesia berjaya di Asia Tenggara, Asia atau mungkin Dunia? Terus kerja keras, Ravi!! (acf)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Riedl Hanya Daftarkan Nama Evan Dimas