Menpora Cup, Djanur Khawatir Pemain Jenuh

Kamis, 5 September 2013 - 08:19 wib | Gugum Rachmat - Koran SI

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman mengaku khawatir para pemainnya jenuh menghadapi kompetisi pascamusim. Saat ini, Pangeran Biru dimasukkan sebagai peserta Menpora Cup yang akan digelar akhir September 2013.
 
Rencananya, Menpora Cup akan diikuti lima klub Indonesia Super League (ISL) 2013, dan tiga tim dari luar negeri. Tim tanah air yang ikut serta adalah Sriwijaya FC, Mitra Kutai Kartanegara, Arema Cronous, Persepam Madura United, dan Persib Bandung.
 
Sementara kesebelasana asing terdiri dari Central Cost Mariners dari Australia, Lolola Meralco Sparks FC dari Filipina, dan Tim Nasional Malaysia U-23. Nantinya, delapan tim tersebut akan dibagi dalam dua grup, yang perhelatannya masing-masing digelar di Bandung dan Malang. Turnamen akan digelar selama satu pekan, yaitu 20-28 September 2013.
 
Djanur menyebut, jika nantinya Persib mengikuti kompetisi ini, dia tidak mempermasalahkan tanggal kick off kompetisi. Sebelum berlaga di Menpora Cup, tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat ini terlebih dahulu harus menyelesaikan pertandingan di ISL 2013. Laga pamungkas yang dijalani Persib akan digelar pada Minggu (15/9/2013) di Stadion Pendidikan, Papua, melawan Persiwa Wamena.
 
“Kalau masalah waktu saya rasa tidak masalah. Selisih lima hari dari pertandingan terakhir ISL menuju pertandingan pertama Menpora Cup itu masih mencukupi untuk istirahat dan persiapan. Tapi yang tidak bagus itu dari sisi mental pemain.
Pascakompetisi para pemain biasanya sudah jenuh, mereka ingin istirahat,” ucap Djanur.
 
Pelatih yang pernah mengantarkan Pelita Jaya U21 meraih gelar juara ini menyebut, kompetisi di luar ISL sebaiknya memiliki jeda waktu lebih renggang. Hal itu untuk memberi kesempatan bagi klub-klub peserta untuk mengistirahatkan kesebelasannya.
Terlebih kompetisi ISL menghabiskan energi ekstra, karena karakter geografis Indonesia membuat jarak satu daerah ke daerah lain yang cukup jauh.
 
“Di negara lain pun, pascakompetisi ada masa libur. Minimal rehat selama satu atau dua minggu. Malah kalau bisa ada jeda yang lebih dari itu, lebih bagus lagi kalau statusnya menjadi kompetisi pramusim, jadi sebelum kompetisi ISL musim depan bergulir,” kata Djanur.
 
(win)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Arsenal Punya Semangat Menolak Kalah