MILAN – Andrea Stramaccioni pasrah jika Massimo Moratti akhirnya memecat ia sebagai pelatih Inter Milan. Strama berjanji takkan komplain.
Stramaccioni akan memimpin pertandingan pamungkas Inter musim ini melawan Udinese di Giuseppe Meazza pada Senin (20/5) dini hari nanti tepatnya pukul 01.45 WIB.
Nerazzurri sudah tak punya kepentingan apa-apa lagi, sementara La Zebrette masih bersaing dengan Lazio memperebutkan tiket Europa League.
Inter kini terpaku di peringkat sembilan dengan 16 kali menang, 6 kali seri, dan 15 kali kalah. Dalam lima laga terakhir, Inter kalah 3 kali. Di kandang sendiri, Nerazzurri sudah kalah 6 kali.
Performa jeblok La Beneamata sampai membuat legenda hidup klub, Alessandro Altobelli menghimbau agar Strama dipecat saja. Altobelli tak habis pikir kenapa Strama terus didukung Moratti.
“Saya harus tetap tersenyum karena tak ingin merusak sirkus media ini. Mazzarri dan Allegri akan bicara (soal masa depannya) usai laga terakhir. Kenapa saya tidak?” kata Strama kepada Inter Channel.
“Moratti mengonfirmasi empat hari lalu (bahwa saya akan tetap melatih musim depan), jadi saya ragu ia akan berubah pikiran dalam waktu singkat. Bahkan, jikapun demikian, saya takkan komplain,” tambah Strama.
“Saya justru ingin berterima kasih kepada presiden. Andai saya pergi lebih cepat dari dugaan semula, maka satu-satunya penyesalan adalah badai cedera. Ini sungguh tahun yang sial. Semua orang cedera,” lanjut Strama.
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola
(Auzan Julikar Sutedjo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.