Sapeh Kerap Bergerak Cepat

|

Kukuh Setiawan - Koran SI

P-MU saat menghadapi Arema Cronus.(foto:SINDO)

Sapeh Kerap Bergerak Cepat
MADURA — Setelah mengakhiri putaran pertama di posisi 11 klasemen ISL, Persepam Madura United (P-MU) tak menunggu terlalu lama untuk bongkar pasang pemain. Sebanyak enam pemain resmi dilepas dan empat pemain sudah siap menjadi penggawa anyar Sapeh Kerap.
 
Salah satu kabar mengejutkan adalah dilepasnya Osas Marvelous Saha, striker yang menciptakan lima gol sepanjang putaran pertama. Pemain yang menjadi idola supporter P-MU ini sebenarnya masih dibutuhkan tim. Hanya saja dia meminta untuk keluar dari Madura untuk bergabung tim lain.
 
Selain Osas, klub yang bermarkas di Gelora Bangkalan juga melepas pemain gaek Indriyanto Nugroho. Namun, mengingat jasanya mengangkat nama P-MU, Indriyanto bakal diproyeksikan sebagai asisten pelatih dengan terlebih dulu mengambil kursus kepelatihan yang dibiayai P-MU.
 
Pemain lain yang dilepas adalah mereka yang tidak memberikan kontribusi apa pun bagi tim, yakni Sudiarman, Anton Samba, M Hussen dan Hendrik Arif Utomo. Anton Samba sebenarnya sempat terlihat di tim utama asuhan Daniel Roekito, namun terlalu sering cedera dan jarang dimainkan.
 
“Khusus Osas Saha, memang dia meminta untuk keluar dan terlihat sudah tidak betah di Persepam. Kalau memang hatinya sudah tidak di sini, buat apa kami mempertahankan dia. Kami melepas dia tanpa kompensasi apa pun walau sebenarnya ada perjanjian bahwa pemain harus mengembalikan 50% kontrak,” beber Manajer Persepam Achsanul Qosasih.
 
Secara teknis maupun kontribusi, Achsanul mengakui sebenarnya Osas Saha masih layak dipertahankan hingga akhir musim. Tapi melihat keinginan dia yang begitu kuat untuk meninggalkan Pulau Garam, maka manajemen dan pelatih tidak mempunyai pilihan lain.
 
“Sedangkan untuk Indriyanto Nugroho, dia banyak berjasa untuk tim ini hingga promosi ke ISL. Kami menawarkan dia untuk mengambil lisensi kepelatihan dan klub yang membiayai. Kalau sudah mempunyai lisensi, dia bisa memulai karier sebagai pelatih di sini,” tambah Achsanul.
 
Klub juga membantu Sudirman untuk mencari klub lain karena selama di putaran pertama tidak mampu bersaing di tim utama P-MU dan tak masuk rencana ke depan Daniel Roekito. Sedangkan dua lainnya, M Hussen dan Hendrik Arif Utomo masih minim pengalaman dan sulit untuk sekadar menembus tim cadangan.
 
Selain melepas enam pemain, P-MU sudah memiliki empat pemain anyar yang siap menandatangani kontrak. Mereka adalah dua pemain asing, Amadou Konte (Mali) dan Abou Bakar Sillah (Australia), serta dua pemain domestik Slamet Riyadi (eks PSPS Pekanbaru) dan Aditya Putra (eks PSMS Medan).
 
“Rencananya ada penambahan dua pemain lagi, tapi belum ada kepastian siapa yang akan bergabung. Nanti pelatih yang akan merekomendasikan dan kami tinggal bernegosiasi kontrak. Kami berharap dua pemain yang tersisa benar-benar berpengalaman dan mempunyai skill bagus,” harapnya.
 
Sedangkan rencana untuk mendatangkan pemain bintang, tampaknya sudah mulai dilupakan Sapeh Kerap. Pemain seperti Andik Vermansyah sebelumnya sempat menjadi incaran klub kebanggaan Kaconk-mania. Namun kubu P-MU menyadari tak semua pemain bintang bersedia main di Madura.
 
“Kami mudah saja menginginkan pemain, tapi belum tentu mereka mau bermain di sini. Kami mencari pemain yang ikhlas ingin mengangkat nama P-MU. Misalnya Andik Vermansyah, dia tidak tertarik bermain di Madura ya kami tidak akan ngotot,” tandasnya.
(fit)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    "Pogba Pantas Dapat Kenaikan Gaji"