"ASEAN Tidak dapat Berperan dalam Konflik Sabah"

Kamis, 14 Maret 2013 - 14:31 wib | Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Polisi Malaysia di Lahad Datu (Foto: The Star) Polisi Malaysia di Lahad Datu (Foto: The Star) JAKARTA – Hubungan antara Filipina dengan Malaysia kini sedang bermasalah dengan adanya konflik Sabah. Walaupun begitu, Filipina berharap masalah di Sabah tidak merusak hubungan kedua negara yang selama ini sudah terjalin baik.

“Kami tidak ingin masalah ini merusak hubungan kami dengan Malaysia. Selama ini Malaysia membantu perjanjian perdamaian di Filipina Selatan,” ujar Duta Besar Filipina untuk Indonesia Rosario Aguinaldo kepada Okezone dalam acara ASEAN Women Council, di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Malaysia memang berperan sebagai penengah untuk menyelesaikan konflik yang dimiliki Pemerintah Filipina dengan kelompok separatis Moro di Filipina Selatan. Konflik di Sabah sendiri berlangsung bersamaan dengan disepakatinya perjanjian perdamaian antara Filipina dengan separatis Moro.

“Menteri Luar Negeri dan Presiden kami sudah bicara dengan Malaysia mengenai masalah ini,” tambahnya.

Saat ditanya apakah pihak luar seperti ASEAN dapat ikut membantu menyelesaikan konflik Sabah, diplomat itu pun menampiknya. Dia merasa konflik di Sabah merupakan masalah bilateral antara kedua negara.

“Saya tidak merasa ASEAN dapat berperan dalam konflik Sabah. Ini adalah masalah bilateral antara Malaysia dengan Filipina,” jelas Dubes itu. (faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »