Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hazard Tendang Ball Boy, Laudrup: Dia Akan Menyesal dan Malu!

Achmad Firdaus , Jurnalis-Kamis, 24 Januari 2013 |06:24 WIB
Hazard Tendang <i>Ball Boy,</i> Laudrup: Dia Akan Menyesal dan Malu!
Di pojok kiri bawah, terlihat seorang ball boy tengah kesakitan usai mendapat tendangan dari Eden Hazard (Foto: Reuters)
A
A
A

SWANSEA - Aksi konyol Eden Hazard yang menendang ball boy mulai mengundang reaksi. Pelatih Swansea, Michael Laudrup menilai, winger Chelsea itu akan menyesal dan malu ketika melihat ulang kejadian tersebut.

Entah apa yang ada dibenak Hazard saat memperkuat Chelsea pada laga leg kedua semifinal Capital One Cup kontra Swansea, di Liberty Stadium, Kamis (24/1/2013) dini hari tadi. Winger asal Belgia ini harus menerima kartu merah usai melakukan aksi konyol dengan menendang seorang Ball Boy di pinggir lapangan.

Insiden itu sendiri terjadi sekira menit ke-78, saat kedudukan masih 0-0. Kala itu, Hazard coba mengambil bola yang keluar lapangan. Namun, pada saat bersamaan seorang ball boy juga coba mengambil bola tersebut. Singkat cerita, Hazard nampak kesulitan mengambil bola dari sang ball boy yang terjatuh dengan posisi melindungi bola di tangannya.

Mungkin kesal karena saat itu, Chelsea membutuhkan dua gol untuk mengejar defisit, Hazard akhirnya melakukan tindakan tidak sportif tersebut. Bukannya mengajukan protes kepada wasit, pemain yang didatangkan dari Lille ini malah menendang ke arah rusuk sang ball boll. Aksinya itu pun langsung diganjar kartu
merah oleh Chris Foy.

Tindakan Hazard ini pun langsung menuai kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari pelatih The Swans, Laudrup yang coba membela ball boy yang mengenakan jaket Swansea tersebut.

“Saya rasa, Hazard yang kita tahu merupakan pemain hebat, akan menyesal dan malu saat melihat kembali insiden tersebut. Ball boy itu memang seharusnya melepaskan bola, namun dia terlebih dulu mendapat dorongan lalu kemudian di tendang,” jelas Laudrup dikutip Sport Review.

“Sebagai seorang pemain, saat Anda berada dalam tekanan hebat, kadang Anda mengatakan dan melakukan hal yang di luar kendali. Akan tetapi, tindakan seperti tidak boleh dilakukan,” pungkasnya.

Terlepas dari insiden tersebut, Chelsea akhirnya harus puas mengakhiri laga dengan skor kacamata alias 0-0. Dengan demikian, The Blues harus merelakan tiket final kepada Swansea lantaran kalah agregat 0-2 menyusul kekalahan pada leg pertama di Stamford Bridge.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement