Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meninggalnya Sang Ayah, Momen Tersulit Il Pinturicchio

A. Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 03 November 2012 |09:16 WIB
Meninggalnya Sang Ayah, Momen Tersulit <i>Il Pinturicchio</i>
Alessandro Del Piero (foto:Reuters)
A
A
A

SYDNEY – Alessandro Del Piero merupakan salah satu pemain kondang di dunia sepakbola. Tapi pemain berjuluk I Pinturcchio ini mengaku, ketenaran dan segala yang dia punya seakan tidak berguna untuk menyembuhkan penyakit ayahnya.
 
Pada tahun 2001, merupakan masa kelam bagi striker 37 tahun ini. Bagaimana tidak, pada saat dirinya tengah berjaya bersama Juventus sebagai bintang sepakbola, saat itulah dia harus kehilangan sang ayah. Gino Del Piero untuk selamanya.
 
Penyakit yang diderita ayahnya, tak bisa ditolong, meskipun dia memiliki harta yang berlimpah, buah dari pencapaiannya selama ini. Dia pun mengakui bahwa itu menjadi momen yang sangat sulit untuk dilaluinya. Meski begitu, hanya empat hari berselang setelah ayahnya wafat, Del Piero langsung mencetak gol kemenangan atas Bari, dan tentunya gol tersebut dia persembahkan untuk sang ayah.
 
“Pada 2001, ketika ayah saya meninggal. Ini merupakan momen paling sulit bagi saya, baik secara pribadi maupun sebagai pemain professional,” ujar Del Piero, seperti dilansir Corriera della Sera, Sabtu (3/11/2012).
 
“Saya memiliki semuanya di dunia dan saya tidak bisa melakukan apapun untuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan itu. Ini mengambil segalanya dalam pandangan saya,” lanjut mantan kapten Juventus tersebut.
 
Suami dari Sonia Amoruso ini juga membeberkan kehidupan pribadinya dan mengatakan ada perbedaan saat berada di lapangan maupun saat dia berada di rumah bersama keluarganya. Baginya bertindak sebagai seorang ayah dan suami sangat penting untuk menjadi panutan di keluarganya.
 
“Di dalam lapangan saya anak yang liar. Saya akan lakukan apa pun untuk menang. Namun, ketika saya pulang ke rumah dan bermain dengan anak-anak saya. Saya melindungi kehidupan pribadi saya,”lanjut Ale.
 
“Saya merasa tanggung jawab menjadi panutan untuk yang lebih muda, seperti idola saya untuk saya. Saya pikir itu adil untuk memberikan contoh positif untuk mereka,” sambungnya
 
Kini Del Piero telah bergabung bersama Sydney FC dan dia mengaku menikmati kehidupan barunya di Australia. Banyak hal berbeda tinggal di negeri orang, terutama saat publik datang menontonnya bermain, mencetak gol, dan meraih kemenangan untuk klub yang berjuluk The Sky Blues.

(A. Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement