Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Platini (Masih) Anti Teknologi Garis Gawang

Achmad Firdaus , Jurnalis-Rabu, 26 September 2012 |09:02 WIB
Platini (Masih) Anti Teknologi Garis Gawang
Presiden UEFA Michel Platini (Foto: Reuters)
A
A
A

NYON - Otoritas sepakbola Eropa UEFA sepertinya tidak akan mengadopsi teknologi garis gawang. Hal ini merujuk pada pernyataan sang presiden, Michel Platini, yang keukeuh pada pendiriannya untuk menggunakan wasit tambahan.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak kalangan mendesak agar sepakbola mengadopsi teknologi garis gawang untuk meminimalisir terjadinya kontroversi, terutama sah atau tidaknya sebuah gol. FIFA melalui presidennya Sepp Blatter yang awalnya menolak, kini mulai melunak dan berencana bakal menerapkan teknologi tersebut pada Piala Dunia 2014, Brasil.

Sementara itu, sejumlah kompetisi domestik sepakbola di Eropa juga kabarnya berencana mengadopsi teknologi yang dalam olahraga tenis dikenal dengan nama hawk-eye ini. Premier League misalnya, kompetisi paling elite di tanah Inggris ini rencananya akan menggunakan teknologi tersebut pada musim 2013-2014.

Namun, UEFA nampaknya tidak akan menggunakan teknologi tersebut dalam setiap ajang yang dibawahi oleh mereka. Menurut Platini, UEFA akan tetap menggunakan wasit tambahan pada gelaran seperti Liga Champions atau pun Europa League. Sejauh ini, untuk meminimalisir terjadinya kontroversi, UEFA menempatkan dua wasit di masing-masing gawang tim yang bertanding.

“Jadi apa yang akan kita miliki untuk keputusan offside? Seorang pria yang menekan tombol replay di televisi yang akan memberitahukan wasit? Misalnya, operator itu adalah fans Arsenal, sementara yang mencetak gol Totenham, apa yang akan dia lakukan?,” ujar Platini dikutip Goal, Rabu (26/9/2012).

“Ide saya adalah untuk membantu wasit, dengan memberikan wasit tambahan. Anda tidak akan pernah membuat saya yakin dengan teknologi garis gawang. Pendirian saya tidak akan berubah. Teknologi untuk membantu wasit: saya katakan, tidak!” tegasnya.

Saat ditanyakan perihal apakah ada kemungkinan wasit ekstra serta teknologi garis gawang digunakan secara bersamaan, pria asal Prancis itu merespon, “tidak, bagaimana bisa kita terus memasang teknologi tersebut dalam setiap pertandingan? Kita akan mengeluarkan uang yang sangat banyak. Asosiasi Timnas tidak akan mau melakukannya. Baik, biarkan Inggris mengucicobakan ide itu dan lihat apakah itu bekerja dengan baik,” pungkas mantan penyerang Juventus itu.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement