IPL (Foto: ist)

Pemain PSM Sepakat Mogok Latihan

Sulaiman Karim

Kamis, 30 Agustus 2012 - 04:44 wib

MAKASSAR - Masalah gaji yang belum juga selesai benar-benar menjadi masalah pelik bagi PSM Makassar. Di tengah rencana tim untuk memulai program latihan, hal tersebut terhadang oleh niat pemain yang ingin mogok lantaran gaji yang belum lunas.
 
"Kami meminta maaf,terpaksa kami menolak latihan hingga ada pelunasan gaji yang merupakan hak kami," ujar Andi Oddang kepada SINDO kemarin.
 
Oddang membeberkan, manajemen baru membayar gaji pemain untuk bulan Mei saja. Itupun hanya dibayar sebesar 40 persen. Menjelang Idul Fitri, konsorsium kemudian membayar gaji pemain selama sebulan yaitu gaji bulan Mei. Namun untuk Juli dan Agustus belum dilunasi dan kini sudah hampir memasuki bulan September.
 
Mewakili rekan-rekannya di PSM, Oddang kemudian meminta agar klub segera melunasi gaji mereka dan bisa segera memulai latihan bersama, usai libur panjang kompetisi.
 
"Tim memang harus segera berlatih untuk persiapan musim depan. Tapi selama gaji belu lunas, pemain sudah sepakat untuk mogok," ujar pemain yang didapuk sebagai kapten ini.
 
Tim Juku Eja sendiri tak tinggal diam. Meski tak punya daya untuk melunasi gaji pemain, namun staff pelatih tetap meminta untuk pemain segera berlatih lagi. Rencananya, Pelatih Kepala Petar Segrt dan dua asistennya akan mengajak kembali pemain untuk berbicara masalah ini.
 
"Semoga saja ada sedikit keajaiban. Meski peluangnya kecil mereka akan berlatih lagi tanpa pelunasan gaji," ujar Petar kepada SINDO kemarin.
 
Sebelumnya, diakui Petar, pelatih beserta asistennya sudah bertemu dengan beberapa pemain di Hotel Aryaduta Makassar, Minggu (26/8) lalu. Dalam pertemuan itu, pemain menegaskan tidak bisa latihan jika belum ada kepastian pembayaran gaji.
 
“Sudah jelas bahwa apabila konsorsium membayar gaji mereka, maka pemain siap latihan penuh. Namun jika tidak, mereka akan terus menunggu tapi enggan latihan,” lanjut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
 
Sementara itu Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa menilai bahwa pelatih dan asisten PSM tidak perlu gusar soal rencana latihan tim yang terancam batal digelar awal September ini. Menurut ia, kompetisi yang belum jelas format dan kapan digelar justru membuat PSM tak perlu berlatih sesegera mungkin.
 
"Sekarang masih Agustus, masih lima atau enam bulan lagi untuk kompetisi digulirkan. Format juga belum jelas, jadi sebaiknya tim fokus saja dulu untuk pembenahan internal tim untuk musim depan," kata Sadikin.
 
Sadikin mengaku pekerjaan pertama yang akan dilakukannya adalah menggunakan sisa waktu sebelum kompetisi dengan melakukan pembenahan. Pembenahan itu termasuk pemilihan komposisi kepengurusannya dari ketua sebelumnya, Ilham Arief Sirajuddin.
 
Disinggung soal gaji pemain yang tertunda, Sadikin meminta agar pemain untuk bersabar. Menurut Direktur Bosowa Corporation ini, polemik keterlambatan gaji ini disebabkan konflik dualisme sepak bola dalam negeri.
 
“Tapi saya yakin masalah ini akan dituntaskan oleh konsorsium. Mereka adalah pelaku usaha yang tidak mau jelek namanya,” tukasnya.
 
Sementara untuk menjaga performa pemain, Sadikin berencana menyiasatinya dengan menggelar turnamen mini selama beberapa bulan sebagai pengganti latihan resmi tim. Turnamen itu yang akan diberi nama Liga PSM ini akan melibatkan seluruh pemain Tim Juku Eja.
 
“Formatnya bisa saja seluruh pemain kami pecah daam beberapa tim. Tim amatir juga akan kami undang untuk liga ini,” pungkas saudara kandung pereli internasional, Subhan Aksa ini.
klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Chelsea FC 93
    2 Tottenham Hotspur FC 86
    3 Manchester City 78
    4 Liverpool 76
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 Real Madrid CF 93
    2 FC Barcelona 90
    3 Athletic Madrid 78
    4 Sevilla 72
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Juventus 91
    2 AS Roma 87
    3 Napoli 86
    4 Atalanta BC 72
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 FC Bayern Munich 82
    2 Red Bull Leipzig 67
    3 Borussia Dortmund 64
    4 Hoffenheim 62