Vlad Marin (Foto: Generazionieditalenti)
ROMA – Setiap klub pastinya senang jika ada klub besar nan kaya tertarik merekrut pemain muda hasil produk akademinya. Tapi siapa yang takkan murka jika pemain mudanya digaet dengan cara yang terbilang melewati batas etika alias dibajak.
Hal inilah yang tengah dirasakan Lazio kepada mantan pilar dan pelatihnya, Roberto Mancini. Pria yang kini menukangi Manchester City itu melakukan kontak dan membicarakan kontrak ‘di belakang’ Biancoceleste alias diam-diam tanpa kehadiran resmi Lazio, dengan Vlad Marin, winger 17 tahun milik akademi Lazio.
Menurut klaim media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport yang mendapat ‘rembesan’ info dari Igli Tare, direktur olahraga Lazio, Mancini bersama asistennya, Attilio Lombardo, menggelar pembicaraan dengan Marin beberapa waktu lalu saat dihelat turnamen muda Gubbio and Chianciano.
“Dia tentunya diizinkan jika ingin pergi. Tapi Mancini berlaku tak jujur. Padahal dia bisa saja menelepon dan bilang pada kami. Begitulah cara yang benar dan sopan!,” murka Tare, sebagaimana dilansir Forza Italian Football, Senin (6/8/2012).
“Kami belum tahu apakah ada kabar peresmian tapi yang jelas, anak itu takkan lagi bermain untuk kami,” lanjut eks-striker tim nasional Albania tersebut.
Ya, Tare sudah tak lagi berharap Marin akan kembali bersama Lazio. Tare tak bisa sepenuhnya menyalahkan sang pemain karena pesepakbola manapun, menginginkan peningkatan karier. Tare hanya masih kecewa dengan sistem peraturan akademi di tiap klub yang membelitkan pengikatan pemain mudanya dalam tajuk kontrak.
“Teorinya, kami bisa saja merekrutnya (ke tim utama), tapi pada prakteknya tidak bisa karma kami harus melakukan hal yang sama terhadap 10 pemuda lainnya di akademi kami, tandasnya.
(raw)