Roberto Mancini & Carlos Tevez (Foto: Getty Images)
MANCHESTER - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini tak yakin hubungannya dengan Carlos Tevez bakal harmonis seperti dulu kala. Mancio menilai, sifat dasar seorang pemain tidak bisa diubah.
Musim lalu, Mancio dibuat pusing tujuh keliling menghadapi perangai Tevez yang menolak main, hingga berujung pada pembekuan statusnya di skuad The Citizens. Jelang musim berakhir, Mancini dan Tevez akhirnya berdamai. Bomber berjuluk Carlitos ini bahkan turut memberi kontribusi dalam sukses The Citizens menjuarai Premier League.
Kini, menyambut musim baru, isu seputar attitude buruk Tevez pun kembali mengemuka. Apalagi, di musim depan, striker Argentina ini juga belum pasti dipercaya sebagai starter menyusul gemilangnya performa rekan senegaranya Sergio Aguero.
Memang, Tevez telah mengakui kesalahannya lalu dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Namun, Mancini tak lantas percaya bila bomber 28 tahun ini bakal benar-benar jadi anak baik.
“Saya tidak berpikir, saya bisa mengubah (sifat) Carlos. Saya hanya mengharapkan dia bisa lebih menghormati saya dan juga klub,” tutur Mancini dikutip Football365, Senin (30/7/2012).
“Saya berharap, Carlos mengerti bahkan dia mungkin telah melakukan kesalahan,” pungkasnya.
Karier Tevez di City seakan kembali hidup kembali usai berdamai dengan sang pelatih. Nah, kini pemain yang nyaris jadi pemain AC Milan pada tengah musim lalu itu santer dikabarkan akan tetap bersama The SkyB Blues. (acf)