LeBron James berpose dengan kostum Liverpool bernomor 6 di Anfield/Istimewa
LIVERPOOL – Megabintang NBA LeBron James ternyata merupakan pemilik saham minoritas Liverpool. Siapa sangka pula bila Lebron James mengikuti perkembangan klub dan berani memprediksi The Reds kembali bakal kesulitan musim depan.
Pebasket yang baru saja membawa Miami Heat menjuarai NBA musim lalu ini memang membeli sebagian kecil saham Liverpool melalui Fenway Sports Group pada April 2011 lalu.
Fenway Sports Group (FSG) sendiri merupakan perusahaan investasi Amerika Serikat milik John Henry dan Tom Werner yang menguasai Liverpool sejak Oktober 2010 silam.
Kendati sudah mengucurkan dana hingga hampir 133 juta euro atau Rp 1,5 triliun untuk merekrut Luis Suarez, Andy Carroll, Stewart Downing, hingga Jordan Henderson, Liverpool terhuyung-huyung di Premier League.
Klub yang bermarkas di Anfield ini hanya menempati peringkat delapan dengan tertinggal 37 poin dari sang juara Manchester City dan andai mereka tidak berhasil merengkuh Piala Liga maka mereka takkan berkompetisi di Eropa musim depan.
Pergantian nakhoda pelatih dari Kenny Dalglish ke tangan Brendan Rodgers diyakini LeBron James takkan berpengaruh banyak. Liverpool masih akan kesulitan bersaing di Premier League
“Saat ini merupakan periode yang sulit bagi klub. Liverpool merupakan tim yang tengah dalam masa transisi, jadi saya tidak tahu apa yang bisa mereka raih,” kata LeBron James seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (12/7/2012).
“Saya jatuh cinta pada sepak bola. Jika Anda melihat permainan mereka, mirip seperti bola basket. Hanya mereka mengumpan melalui kakinya, sementara kami melalui tangan,” sebut LeBron James.
(auz)