Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Preview Persema vs Persijap

Ancaman Dua Lawan Persema

Kukuh Setiawan , Jurnalis-Minggu, 20 Mei 2012 |22:01 WIB
Ancaman Dua Lawan Persema
Logo Indonesian Premier League (Foto: Ist)
A
A
A

MALANG - Persema Malang bakal menghadapi dua lawan sekaligus dalam pertandingan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gajayana, Senin (21/5) malam. Lawan pertama adalah tim Persijap, sedangkan lawan kedua yang tak kalah berat adalah semangat dalam diri pemain sendiri.

Lawan yang kedua ini menyangkut persoalan klasik, yakni belum terbayarnya sisa gaji dan bonus pemain dalam tiga bulan terakhir. Tak heran jika dalam beberapa hari terakhir pemain terlihat ogah-ogahan di sesi latihan dan dikhawatirkan bakal terbawa ke pertandingan.

Persoalan yang cukup pelik bagi Pelatih Persema Slave Radovski karena ia mendapatkan tekanan ganda pekan ini. Selain masalah motivasi pemain yang semakin rapuh, kekalahan dari Semen Padang pekan lalu juga sangat membekas. Tak pelak ia harus mati-matian mengajak pemainnya untuk tetap semangat.

“Dalam beberapa pertandingan kami sudah mengalami masalah ini dan tim tetap memberlihatkan kemampuan terbaiknya. Saya tidak tahu sampai kapan, yang pasti saya sangat yakin pemain akan tetap bermain bagus. Saya juga mengalami nasib sama, tapi pekerjaan harus diselesaikan dengan baik,” cetus Slave.

Kabar bakal mogoknya pemain di laga lawan Persijap, disebutnya hanya informasi yang belum jelas faktanya. Pelatih yang pernah menjadi asisten pelatih di Cenderawasih United ini masih belum percaya pemainnya bakal melakukan aksi yang merugikan tim secara keseluruhan.

Soal pertandingan nanti malam, Slave menyatakan tak akan melakukan perubahan besar dalam timnya. Masih belum diperkuat Kim Kurniawan dan Irfan Bachdim, Slave masih bertumpu pada Emile Mbamba yang ditopang tiga gelandang di bawahnya, yakni Reza Mustofa, M Kamri, serta Ngon Mamoun.

Dengan pola 4-2-3-1, yang masih menjadi misteri adalah pemain yang bakal menemani Bima Sakti sebagai holding midfielder. Melihat penampilan buruk Agung Dwijaksono pekan lalu, kemungkinan ada perubahan di posisi ini. Paling masuk akal adalah Dio Permana atau Tommy Pranata.

“Kami akan bermain sesuai karakter permainan kami, yakni menguasai bola dan menunggu kesempatan untuk menyerang secara efektif. Persijap memang tak sebagus Semen Padang, tapi ini pertandingan yang sulit karena kami ada masalah finansial dan baru saja kalah di pertandingan sebelumnya,” tegas Slave.

Cedera Naum Sekulovski merupakan salah satu kelemahan utama Laskar Ken Arok. Dengan demikian Persema tak memiliki pemain berposisi full back kiri, karena Kim Kurniawan ikut timnas. Hampir pasti Firman Basuki dimainkan untuk menggantikan peran Naum.

Sementara itu, kubu Persijap yang mendeklarasikan mentas dari papan bawah, bakal berupaya tak kehilangan angka di Stadion Gajayana. Kendati baru mengalami pergantian pelatih dan juga masih dibalut krisis finansial, skuad Laskar Kalinyamat terlihat masih antusias untuk meredam Persema di kandangnya.

Pelatih anyar Persijap Sartono Anwar memang tidak terlalu muluk membebani timnya dengan target. Ia sudah cukup puas seandainya Noorhadi dkk bisa membawa pulang satu angka. Menghadapi tim asal Malang di kandangnya disebut Sartono selalu tidak mudah bagi tim manapun.

“Siapa pun akan sulit memenangkan pertandingan jika bertanding di Malang. Jadi saya lihat dulu bagaimana prosesnya di lapangan nanti. Semoga kami mendapat kesempatan untuk minimal mengimbangi Persema,” tutur Sartono, pelatih yang pernah sukses membawa Persibo Bojonegoro promosi ke kompetisi level teratas Indonesia.

Untuk skema tim, pelatih senior ini belum menguak secara gamblang bagaimana gambaran kekuatan yang akan diturunkannya. Ia hanya memastikan tidak ada perubahan mendasar pada posisi pemain. Kemungkinan hanya tugas dan tanggungjawab pemain di posisinya yang mengalami pembenahan.

Laga nanti merupakan laga pertama Sartono bersama Persijap jepara di kompetisi resmi. Sebelumnya memang ia sudah mengawal timnya bertanding, namun hanya sebatas laga ujicoba kontra tim Persijap U-21. “Yang terpenting adalah mental. Jika pemain mempunyai kemauan bangkit, saya yakin Persijap lebih baik,” tandasnya.

Persema Malang (4-2-3-1):
Sukasto Efendi (gk), Kasan Soleh, Deniss Romanovs, Leonard Tupamahu, Firman Basuki (belakang), Bima Sakti, Dio Permana, Reza Mustofa, Ngon Mamoun, M Kamri (tengah), Emile Mbamba (depan).

Persijap Jepara (4-4-2):
M. Yasir (gk), Kasiadi, Banaken Basoken, Anam Syahruf, Nurul Huda (belakang), Danan Puspito, Kim Sang Duk, Jose Sebastian, Noorhadi (tengah), Julio Lopez, Yahya Sosomar (depan).

(Sebastianus Epifany)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement