Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Persema Malang vs Semen Padang

Gajayana Tercemar

Kukuh Setiawan , Jurnalis-Senin, 14 Mei 2012 |23:39 WIB
Gajayana Tercemar
A
A
A

MALANG--Keangkuhan Stadion Gajayana akhirnya tercemar. Persema Malang menderita kekalahan pertamanya musim ini kala menjamu Semen Padang, Senin (14/5) malam. Tak tanggung-tanggung, Persema harus menelan tiga gol menyusul skor 3-2 untuk tim tamu.
 
Persema akhirnya menemukan yang jauh lebih tangguh walau lebih unggul stamina. Keputusan Pelatih Persema Slave Radovski mengistirahatkan hampir semua pemain senior di Piala Indonesia pekan lalu tak banyak berarti. Semen Padang terlalu brilian dan efektif di laga ini.
 
Gol Semen Padang dikreasi Esteban Vizcara (33), Wilson Junior (62) dan Mustopa Aji (77). Sedangkan gol Persema diciptakan Ngon Mamoun menit 42 dan Leonard Tupamahu di menit akhir. Enam kemenangan di Indonesian Premier League (IPL) di kandang yang dicatat Laskar Ken Arok akhirnya harus terhenti.
 
"Semen Padang bermain sangat bagus dan kami kesulitan mengimbangi mereka. Kami menghadapi lawan dengan kualitas dan mental yang lebih baik. Saya kecewa akhirnya kalah di kandang sendiri tapi bisa menerimanya jika melihat kualitas lawan yang memang bagus. Selamat untuk Semen Padang," ucap pelatih Persema Slave Radovski.
 
Efektifitas serangan Semen Padang menurutnya menjadi penentu hasil pertandingan tersebut. Pelatih asal Makedonia ini juga menyebut faktor keuntungan lebih berpihak kepada tim tamu yang memperoleh dua gol dengan cara yang tak terduga.
 
Sementara caretaker Semen Padang Suhatman Imam sangat puas dengan pencapaian tim asuhannya. Walau hanya dibebani target imbang, nyatanya permainan timnya lebih efektif dibanding tuan rumah yang terus melakukan tekanan namun tak banyak membahayakan.
 
"Kami tak menduga bisa menang, karena Persema sangat sulit dikalahkan di kandang. Kami selalu unggul lebih dulu dan itu membuat Persema berani naik menyerang dan sedikit longgar di pertahan. Saya rasa pemain bermain luar biasa malam ini," cetus Suhatman.
 
Dengan hasil ini, Semen Padang semakin berlari sendirian di puncak klasemen serta memperlebar jarak dari tim-tim di bawahnya. Sedangkan Persema harus terpaku di papan tengah dan kesulitan untuk bersaing di papan atas.
 
Persema mengawali pertandingan dengan kurang baik. Tekanan yang dilakukan anak-anak Semen Padang dengan mudah masuk ke kotak enambelas dan beberapa kali mengacak-acak pertahanan Leo Tupamahu dkk. Pertahanan tuan rumah kurang disiplin di menit-menit awal.
 
Tak banyak yang dilakukan Persema kecuali bertahan dan mencoba mengancam lewat serangan balik yang bertumpu pada Emile Mbamba. Namun Semen Padang lebih disiplin dan terkoordinasi dengan baik kala melakukan serangan.
 
Pergerakan Ellie Aiboy, Esteban Viscarra, Ferdinand Sinaga, hingga Junior Wilson sangat sulit dibendung pemain belakang Persema. Empat peluang cantik berhasil dicatat tim tamu walau gol baru lahir menit 33. Gol berbau spekulatif setelah tendangan Estevan Viscarra berbelok arah terkena kaki Leonard Tupamahu dan mengecoh kiper tuan rumah Sukasto Efendi.
 
Tertinggal lebih dulu membuat Persema berupaya bangkit dan lebih berani menyerang. Hasilnya di penghujung babak pertama tuan rumah menyamakan skor melalui tendangan spektakuler Ngon Mamoun menit 42. Skor imbang bertahan hingga menit akhir.
 
Babak kedua tak ada perubahan skema permainan, hanya saja Laskar Ken Arok lebih bernafsu melakukan penetrasi dibanding babak pertama. Tapi tekanan Persema membuat lini belakang lebih terbuka dan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Semen Padang yang kembali unggul via tandukan Wilson Junior menit 62.
 
Tak ingin malu, Persema menaikkan intensitas serangan ke kubu Semen Padang yang mulai agak bertahan. Pelatih Persema bahkan memasukkan empat striker sekaligus, Emile Mbamba, Reza Mustofa, Joko Prayitno dan Dodit Fitrio. Alih-alih ingin mengejar skor, Persema malah kembali kebobolan menit 77 lewat aksi Mustopa Aji.
 
Umpan silang yang mengarah langsung ke gawang tak mampu dijangkau kiper Sukasto Efendi yang posisinya kurang tepat. Malam yang buruk bagi Persema karena harus kalah untuk pertama kalinya musim ini di kandang sendiri.

(Auzan Julikar Sutedjo)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement